“Proyek ini akan memberikan nilai tambah yang besar untuk perekonomian dan memperkuat ketahanan energi di Indonesia,” tegas Nicke.
Nicke juga menyampaikan bahwa tidaklah mudah membangun proyek sebesar dan sekompleks di kilang minyak Balikpapan, tetapi Pertamina melalui KPI serta seluruh tim yang terlibat telah membuktikan bahwa melalui komitmen penuh dan dengan kerja sama yang kuat mampu mengatasi menjawab tantangan yang ada.
Selama RAFI pengerjaan proyek juga tetap berlangsung.
Baca Juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT KPI Unit Dumai Ajak Masyarakat Bersih-bersih Pantai
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) merupakan anak perusahaan Pertamina yang menjalankan bisnis utama pengolahan minyak dan petrokimia sesuai dengan prinsip ESG (Environment, Social & Governance).
KPI juga telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) dan berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi operasional sebagai bagian dari penerapan aspek ESG.
KPI akan terus menjalankan bisnisnya secara profesional untuk mewujudkan visinya menjadi Perusahaan Kilang Minyak dan Petrokimia berkelas dunia yang berwawasan lingkungan, bertanggung jawab sosial serta memiliki tata Kelola perusahaan yang baik.
Baca Juga: Kontribusi KPI Tingkatkan Kualitas SDM Indonesia Diganjar Delapan Penghargaan di TOP CSR Awards 2023
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.***