rilis-bumn

H-7 s.d H-4 Hari Raya Idulfitri 1445 H, Jasa Marga Catat Lebih dari 800 Ribu Kendaraan Keluar dari Wilayah Jabotabek

Senin, 8 April 2024 | 07:30 WIB
Jasa Marga mencatat 807 ribu kendaraan meninggalkan Jabodetabek pada periode H-7 s.d H-4 Hari Raya Idulfitri 1445 H. (DOK.PT Jasa Marga (Persero) Tbk)

ARAH BARAT (MERAK)

Baca Juga: Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Aktifkan Skema Alternatif Suplai BBM Ke SPBU Wilayah Lima Puluh Kota dan Pa

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 209.582 kendaraan, meningkat sebesar 12,06% dari lalin normal.

ARAH SELATAN (PUNCAK)

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 135.218 kendaraan, lebih rendah sebesar 6,88% dari lalin normal.

Baca Juga: Safari Ramadan, PLN dan BNI Hadirkan 1.500 Paket Sembako Murah untuk Ojol

Pada periode ini, diberlakukan rekayasa lalulintas one way atas diskresi Kepolisian untuk mendukung kelancaran arus Kepolisian untuk mendukung kelancaran arus mudik yang dimulai dari KM 72 Cikampek (Jalan Tol Cipali) s.d KM 414 GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang.

Selain itu, juga diberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow dua lajurdi Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang dimulai dari KM 47 s.d KM 70 GT Cikampek Utama.

Marketing and Communication Department Head Jasa Marga Faiza Riani menjelaskan, Jasa Marga mencatat tren peningkatan lalu lintas yang signifikan menuju arah timur (Trans Jawa) melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek ada periode H-7 s.d H-4.

Baca Juga: Rekomendasi Outfit Perempuan Nyaman untuk Mudik, Tetap Stylish!

"Hingga saat ini, kami mencatat volume lalu lintas tertinggi pada periode H-7 s.d H-5 Hari Raya Idulfitri 1445H terjadi pada H-4 (Minggu, 6 April 2024) sebesar 122.607 kendaraan, meningkat 321,69% dari lalin normal, atau naik 25,44% dibandingkan Lebaran 2023 pada periode yang sama," ujar Faiza.

Jasa Marga turut mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dan balik melalui jalan tol untuk memastikan kesiapan perjalanan, di antaranya memenuhi persyaratan perjalanan, memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan, mempersiapkan perbekalan, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik.

Hindari perjalanan di waktu yang diprediksi menjadi puncak arus mudik dan arus balik serta hindari perjalanan di waktu favorit, seperti sehabis waktu sahur atau berbuka puasa.

Baca Juga: Panduan Bermanfaat Packing Koper untuk Mudik Lebaran

Selain itu, patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol. Gunakan waktu dengan bijak dengan tidak berlama-lama di rest area dan selalu menerapkan protokol kesehatan.

Halaman:

Tags

Terkini