rilis-bumn

ID FOOD Sampaikan Inisiatif Strategis Peningkatan Akses Petani dan UMKM Perempuan di Sektor Pangan

Rabu, 17 April 2024 | 09:00 WIB
ID FOOD Sampaikan Inisiatif Strategis Peningkatan Akses Petani dan UMKM Perempuan di Sektor Pangan (Jennaira)

“Maka dari itu, dukungan seluruh stakeholder pangan terhadap pemberdayaan perempuan di sektor pangan perlu terus ditingkatkan."

"Mengingat perempuan menjadi salah satu pilar pembangunan pertanian dan kesejahteraan rumah tangga terutama di daerah pedesaan,” ujarnya.

Raras menegaskan, perlunya penerapan inisiatif strategis yang konkrit, di antaranya melalui program close loop pertanian terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2024, Jumlah Penumpang Pesawat di 20 Bandara AP II Tembus 309.477 Orang

“Skema tersebut harus dijalankan secara kolaboratif lintas sektor, sehingga bisa mengatasi berbagai kendala dari mulai permodalan, pendampingan budidaya, penerapan teknologi, asuransi, hingga logistik dan pemasaran,” paparnya.

Ia memberikan contoh, model semacam itu telah berjalan di Indonesia melalui program Makmur yang diinisiasi Kementerian BUMN bersama sejumlah BUMN di sektor pangan, perbankan, asuransi, perkebunan, dan logistik atau perdagangan.

“Salah satu yang kita jalankan untuk memperbesar akses perempuan di sektor pertanian dan pangan, yaitu melalui program Makmur di mana ID FOOD bertindak sebagai ketuanya."

Baca Juga: Tempat Wisata Baru di Bandung Nih, The Nice Park yang Pastinya Ramah Keluarga Hadir dengan HTM Mulai Rp30 Ribu

"Program ini terbukti efektif meningkatkan jumlah areal tanam, partisipasi petani, serta produksi komoditas pangan,” terangnya.

Program Makmur merupakan program korporatisasi pertanian yang meliputi aktivitas pendanaan, budidaya, pemanfaatan teknologi, off take hasil panen, serta asuransi.

Program ini telah dijalankan sejak tahun 2021 sampai saat ini. Sampai dengan tahun 2023, Makmur telah berkontribusi menghasilkan luas tanam sebanyak 692 ribu ha dengan realisasi panen 284 ribu ha dan partisipasi 322 ribu mitra petani.

Baca Juga: Tempat Wisata Baru di Bandung Nih, The Nice Park yang Pastinya Ramah Keluarga Hadir dengan HTM Mulai Rp30 Ribu

Jumlah tersebut mencakup 5 komoditas yang dikembangkan, yaitu padi, tebu, jagung, kelapa sawit, dan kopi.

Capaian tersebut melampaui target luas tanam yang ditetapkan yaitu 557 ribu ha.

Peningkatan realisasi Makmur dalam 3 tahun terakhir ini menunjukkan bahwa program integrasi pangan ini telah memberikan dampak positif khususnya bagi para petani mitra.

Halaman:

Tags

Terkini