“Panen bersama kita lakukan melalui mekanisme mekanisasi. Adapun varietas yang digunakan pada budidaya kali ini yaitu Inpari 32,” jelasnya.
Frans menambahkan, sebagai bentuk keberlanjutan kerja sama serta serta dalam rangka meningkatkan produksi, setelah panen bersama langsung dilakukan penanaman budidaya padi tahap ke-2.
“Usai panen kami bersama KSAD dan Pangkostrad langsung melakukan penanaman bersama budidaya padi tahap kedua."
"Ini sekaligus menandai dimulainya pembudidayaan tahap lanjutan yang diharapkan dapat menghasilkan produksi dan produktivitas yang lebih tinggi,” terangnya.
Baca Juga: PT Jasamarga Bali Tol Serahkan Bantuan Alat Bantu Lansia dan Paket Sembako di Banjar Bualu Nusa Dua
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan (Hanpangan) yang dilakukan TNI AD untuk membantu pemerintah guna mengurangi impor beras dan komoditi pangan lainnya.
Selain itu, langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden RI untuk membantu kesejahteraan masyarakat dengan mengoptimalkan lahan-lahan kosong untuk ditanami tanaman pangan.
"Kegiatan Panen raya padi ini merupakan wujud nyata dari prajurit TNI AD dalam mengelola lahan-lahan pertanian di wilayah. Jajaran TNI AD bekerja sama dengan seluruh stakeholder di wilayah untuk menyukseskan program pemerintah dalam mengantisipasi terjadinya krisis pangan," ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Direktur Utama SHS Adhi Cahyono Nugroho, dan PJ Bupati Subang.
Baca Juga: Perkuat Standar Integritas, ITDC Pertahankan Sertifikasi SNI ISO 37001:2016
Acara diakhiri dengan pembagian tali kasih kepada para petani, kelompok tani dan anak yatim.
Adapun sinergi budidaya padi ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama antara SHS dan Kostrad tentang Penguatan Pembinaan Teritorial dan Pengamanan Aset di lingkungan SHS.
Sementara itu, Direktur Utama SHS Adhi Cahyono Nugroho mengatakan, selain untuk meningkatkan semangat bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, kerja sama antara Holding BUMN Pangan melalui SHS dengan Kostrad ini juga bertujuan untuk optimalisasi dan pengamanan lahan pertanian SHS di Sukamandi.
“Lahan pertanian Sukamandi seluas 3.165 Ha yang saat ini dimiliki SHS merupakan salah satu aset penting milik negara untuk mendukung ketahanan pangan."