rilis-bumn

Hadiri Forum Hannover Messe 2024, Dirut Pertamina Paparkan Bisnis Terintegrasi yang Berkelanjutan

Selasa, 23 April 2024 | 10:30 WIB
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjadi pembicara dalam Business Forum Forging Intelligent and Sustainable Industrial Practices di Pavillion Indonesia pada gelaran Hannover Messe 2024 (22/4). (DOK.PT Pertamina (Persero))

Untuk menjawab transisi dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan, urai Nicke, Pertamina memperkuat bahan bakar gas sebagai jembatan.

Baca Juga: Pesona Curug Cigangsa, Destinasi Wisata Andalan di Geopark Ciletuh Sukabumi yang Punya Pemandangan Spektakuler

Dengan cadangan gas yang melimpah, lanjut Nicke, saat ini Pertamina fokus pada penguatan infrastruktur tengah dan hilir.

Selain itu, Pertamina juga telah bergerak ke sumber energi terbarukan seperti panas bumi.

Di bisnis pengangkutan energi sendiri, Pertamina telah memiliki 700 kapal yang memfasilitasi perdagangan domestik dan internasional serta membentuk bagian integral dari rantai nilai energi terintegrasi Pertamina.

Baca Juga: BUMN PT INTI Cari Lulusan D4/S1 Akuntantasi untuk Magang di Bandung, Berikut Link Pendaftarannya

"Sebagai BUMN, kami bertanggung jawab untuk menyediakan energi yang mudah diakses, bersih, dan terjangkau kepada rakyat Indonesia serta memastikan distribusi energi yang adil di seluruh negeri,” ujarnya.

Nicke menambahkan, di era transisi energi, Pertamina mengadopsi strategi pertumbuhan ganda, yakni memperkuat bisnis warisan untuk memenuhi keamanan energi, keterjangkauan, dan aksesibilitas.

Tetapi pada saat yang sama, juga melakukan program dekarbonisasi.

Baca Juga: 6 Jenis Sate Khas Nusantara yang Tidak Terbuat dari Daging Sapi dan Ayam

Sedangkan untuk energi terbarukan, Pertamina mengembangkan produk rendah karbon yang dimulai dari sumber daya alam yang ada di Indonesia, seperti Panas Bumi, Biofuel, dan CPO.

Untuk mendukung strategi pertumbuhan ganda tersebut, kata Nicke, Pertamina telah melakukan transformasi bisnis yang berkelanjutan dan digitalisasi.

Menurutnya, digitalisasi merupakan salah satu agenda strategis Pertamina untuk mengontrol operasional yang luas dan kompleks dari hulu, tengah dan hilir.

Baca Juga: Perkuat Jajaran Direksi PDC, Fitra Adriza Dikukuhkan Sebagai Direktur Keuangan PT Patra Drilling Contractor

“Kami percaya bahwa transformasi digital dipercepat akan memanfaatkan posisi kami dalam hal nilai pasar. Jadi kami lebih fokus dan mengalokasikan sebagian anggaran dan sumber daya untuk digitalisasi,” ucapnya.

Halaman:

Tags

Terkini