Kabar BUMN – Anak usaha PT Pertamina (Perseo), Pelita Air membuka rute penerbangan baru Jakarta – Kendari – Jakarta.
Peresmian pembukaan rute baru ini ditandai dengan penerbangan perdana dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Jakarta (CGK) ke Bandara Halu Oleo Kendari (KDI) pada Rabu (24/4/2024).
Ini merupakan pembukaan rute baru kedua pada April ini.
Baca Juga: Pelita Air Persembahkan Kartini Flight, Pilot dan Awak Kabin Seluruhnya Adalah Perempuan
Sebelumnya, Pelita Air telah membuka rute penerbangan nonstop Jakarta-Aceh-Jakarta pada 3 April 2024 lalu.
Dengan dibukanya rute baru ini, kini Pelita Air memiliki total sebanyak 13 rute penerbangan dari ujung barat ke timur Indonesia.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan ini merupakan upaya perusahaan mengembangkan bisnis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran, Anak Usaha Pertamina Pelita Air Capai On Time Performance hingga 95%
Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan berekspansi melalui aksi korporasi menyesuaikan tren kebutuhan masyarakat.
Seremoni penerbangan perdana rute ini dilakukan di Bandara Halu Oleo Kendari (KDI) pada Rabu (24/4/2024).
Peresmian dilakukan secara simbolis melalui prosesi pengguntingan pita yang dilakukan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Belli Tombilli, Direktur Niaga PT Pelita Air Service Asa Perkasa, Perwakilan Bupati Konawe Selatan Bapak Maharayu, Kepala Kantor UPBU Bandara Haluoleo Bapak Sarmin, Komandan Lanud Haluoleo Kolonel PNB Lilik Eko Susanto, Manager Aviation Fuel Terminal Haluoleo Pertamina Muhammad Hartato.
Baca Juga: Direksi Pelita Air Lakukan Ramp Check Pesawat untuk Memastikan Armada Layak dan Siap Terbang
Sesaat sebelumnya, dilakukan penyambutan kedatangan penerbangan Pelita Air IP810 dari Jakarta dengan water salute dan penyambutan penumpang penerbangan tersebut dengan tarian-tarian sambutan dan pengalungan bunga.
“Pelita Air terus membuka rute penerbangan baru sebagai bentuk komitmen Pelita Air dalam mewujudkan konektivitas udara di seluruh Indonesia.