rilis-bumn

Ditinjau Jokowi, Hutama Karya Optimis Proyek Bendungan Bulango Ulu Rampung Akhir Tahun 2024

Kamis, 25 April 2024 | 13:30 WIB
Presiden Jokowi saat meninjau proyek Bendungan Bulango Ulu Paket I garapan Hutama Karya pada Senin (22/4/2024). (Dok. Hutama Karya)

Kabar BUMN - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Presiden Jokowi turut meninjau proyek Bendungan Bulango Ulu Paket I garapan PT Hutama Karya (Persero) di Kabupaten Bone Bolango pada Senin (22/4/2024).

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi mengungkapkan optimisme yang besar terhadap proyek bendungan pertama di Gorontalo tersebut.

Baca Juga: Optimalkan PNM Tahun Anggaran 2024, Hutama Karya Pastikan Keberlanjutan Penugasan Jalan Tol Trans Sumatera

“Akan selesai Insya Allah akhir tahun ini sehingga bisa meningkatkan produktivitas pertanian serta perkebunan yang ada di Gorontalo dan sekitarnya.

“Karena ini waduk gede banget, bisa menampung 84 juta meter kubik,” kata Presiden Jokowi.

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel, Pj. Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, dan Bupati Bone Bolango Merlan Uloli serta Direktur Operasi I Hutama Karya Agung Fajarwanto.

Baca Juga: Tinjau Proyek Pembangunan Tol Bayung Lencir - Tempino Seksi 3, Menteri PUPR Apresiasi Kinerja Hutama Karya

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memantau langsung proses pembangunan bendungan.

Ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan, memenuhi kebutuhan pasokan air baku dan manfaat lainnya bagi masyarakat setempat.

“Bendungan Bulango Ulu merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional yang berdiri di atas lahan seluas 483.05 Ha dengan progres yang cukup progresif,” ujar Adjib.

Baca Juga: Sambut Hari Kartini, Hutama Karya Resmikan Fasilitas Daycare

Lebih lanjut Adjib menambahkan bahwa sejumlah manfaat dapat dirasakan dari proyek senilai Rp 1,2 Triliun ini, seperti mengairi Daerah Irigasi (DI) ke wilayah DI Lomaya, DI Alale, dan DI Pilohayanga seluas 4.950 Ha; memenuhi kebutuhan air baku sebesar 2,2 m³ per detik untuk Kabupaten Bone Bolango, Kota Gorontalo dan sekitarnya; berpotensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dengan kapasitas 4,96 megawatt; sebagai sistem pengendalian dan mereduksi banjir hingga 84,62% serta berpotensi sebagai lokasi pariwisata.

“Proyek ini akan menjadi salah satu bendungan yang tertinggi di Indonesia mencapai 75 m dengan saluran pelimpah berbentuk terowongan sepanjang 369.06 m,” ujar Adjib.

Halaman:

Tags

Terkini