rilis-bumn

Langkah Menuju Tol Berkelanjutan, Hutama Karya kelola Sampah di Rest Area hingga Bangun Perlintasan Satwa

Jumat, 26 April 2024 | 17:30 WIB
Terapkan Pengelolaan Sampah di Rest Area Hingga Bangun Perlintasan Satwa, Langkah Hutama Karya Menuju Tol Berkelanjutan (Hutama Karya)

Kabar BUMN - PT Hutama Karya (Persero) melakukan pemenuhan sejumlah aspek dan menerapkan sejumlah inovasi demi mendukung terciptanya jalan tol berkelanjutan.

Sebagai langkah awal, beberapa tahun belakangan Hutama Karya memprioritaskan aspek lingkungan dan telah diterapkan di sejumlah ruas tol yang dikelola.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan, saat ini beberapa kriteria telah diterapkan oleh Hutama Karya.

Baca Juga: Kejar Target Kelar Akhir 2024, Hutama Karya Jalankan Strategi Percepatan Proyek Bendungan Bulango Ulu

Salah satunya yakni aspeklingkungan dengan penerapan energi terbarukan, yakni pemasangan smart lamp yang ramah lingkungan dari lampu konvensional.

Totalnya mencapai 4.304 buah baik di Jalan Tol Trans Sumatera dan di Tol Akses Tanjung Priok.

Hutama Karya juga telah menerapkan manajemen limbah yang efektif melalui program pembudidayaan sampah menjadi pupuk organik dengan memanfaatkan maggot di Rest Area KM 215 jalur Byang.

Baca Juga: Ditinjau Jokowi, Hutama Karya Optimis Proyek Bendungan Bulango Ulu Rampung Akhir Tahun 2024

Kemudian pengelolaan air di Rest Area KM 306 JalurB Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang Kayu Agung (Terpeka) menggunakan teknologi Water Treatment Plant (WTP).

“Saat ini untuk manajemen limbah baru diterapkan di Tol Terpeka karena masih dalam tahap uji cobadan evaluasi, nantinya apabila metode sesuai dan berhasil akan diterapkan di seluruh rest area di jalantol Hutama Karya,” imbuh Adjib.

Aspek lingkungan lain yang menjadi prioritas yakni Tol Hijau Ramah Lingkungan.

Baca Juga: Wow, Hutama Karya Catat 1.560.000 Kendaraan Lintasi Jalan Tol Trans Sumatera Selama Mudik Lebaran 2024

Hutama Karya secara rutin melakukan penanaman pohon di sekitar jalan tol dan rest area, dengan target 60 ribu pohon per tahun dan membangun 10 perlintasan satwa di Tol Pekanbaru - Dumai dan Tol Sigli - Banda Aceh.

“Dengan memastikan setiap jalan tol memenuhi standar tersebut, Hutama Karya tidak hanya melestarikan lingkungan, tetapi juga menciptakan infrastruktur yang berkelanjutan untuk generasi mendatang,” tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini