rilis-bumn

Penyerapan Gabah dan Beras Dalam Negeri oleh BULOG Tembus 30.000 Ton, Setara GKP per Hari

Kamis, 2 Mei 2024 | 11:30 WIB
Bulog lakukan penyerapan gabah dan beras dalam negeri capai 30.000 Ton, setara GKP per hari

Kabar BUMN - Sejumlah daerah di tanah air tengah melangsungkan panen raya. Memanfaatkan momentum tersebut, BULOG sebagai perpanjangatanganan pemerintah bergerak cepat untuk melakukan penyerapan gabah dan beras sebanyak-banyaknya.

Penyerapan gabah dan beras tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan melalui pemenuhuan stok beras nasional yang bersumber dari produksi dalam negeri.

Bayu Krisnamurthi selaku Direktur Utama Perum BULOG menyampaikan komitmennya untuk melakukan penyerapan gabah dan beras dalam negeri secara optimal pada periode panen raya ini.

Baca Juga: PT PAL Indonesia Luncurkan 1 Unit Kapal Pembangkit Listrik Terapung alias BMPP ke-2 Karya Anak Bangsa

Baginya, pemenuhan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) melalui penyerapan gabah dan beras dari dalam negeri pada masa panen raya ini merupakan prioritas pemerintah saat ini.

"Secara year on year di bulan April kemarin, penyerapan gabah/beras dalam negeri kita lebih tinggi selama 3 tahun terakhir, yakni mencapai 468rb ton setara Gabah Kering Panen (GKP)," terangnya.

"Dan saat ini dengan berbagai upaya yang kami lakukan, BULOG dapat melakukan penyerapan sampai dengan 30.000 ton setara GKP setiap harinya, yang sebelumnya rata-rata dibawah 20.000 ton. Kedepannya, hasil serapan yang kami lakukan akan terus kami tingkatkan secara optimal," tambah dia.

Baca Juga: Tembus Laba Rp1,71 Triliun, BSI Sukses Jaga Kinerja Positif pada Kuartal Pertama 2024

Ditemui di lain kesempatan, pada kunjungan kerja monitoring ketersediaan stok di Gudang BULOG Purwomatani Sleman dan Sentra Penggilingan Padi (SPP) BULOG Sragen pada Senin (29/04), Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menegaskan bahwa pihaknya senantiasa memantau kinerja BULOG di daerah terkait progres penyerapan hasil panen gabah dan beras dalam negeri.

Dirinya menekankan bahwa penyerapan yang tengah dilakukan oleh BULOG ini merupakan upaya memenuhi stok pangan nasional di masa kini dan masa mendatang.

"Momentum panen raya ini harus dijaga, karena panen raya pada semester pertama ini menyumbang hingga 70% dari total produksi nasional, utamanya di sentra-sentra padi seperti di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur."

Baca Juga: 5 Tempat Hangout yang Instagramable di Bandar Lampung

"Ini juga menjadi atensi Bapak Presiden Jokowi bahwa pemanfaatan Cadangan Beras Pemerintah menggunakan produksi dari dalam negeri dan sedapat mungkin meminimalisir impor," terangnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Rantai Pasok dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Suyamto, menambahkan komentarnya.

Halaman:

Tags

Terkini