Kabar BUMN - Antara Heritage Center (AHC), ikon baru destinasi wisata sejarah dan jurnalisme telah diresmikan di Kompleks Antara Pasar Baru, Jakarta Pusat hari ini, 14 Mei 2024.
Peresmian kompleks AHC dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Tohir. Adapun acara ini dihadiri oleh para tamu undangan dari berbagai pemangku kepentingan terkait.
Erick Thohir mengatakan, "Ini adalah komitmen bersama dalam menjaga Heritage bangsa, saya berharap agar keberadaan Antara Heritage Center ini bukan hanya menceritakan sejarah, namun juga harus mampu menciptakan sejarah baru dalam kolaborasi dan inovasi."
Baca Juga: Pupuk Kujang Gelar Sunatan Massal dan Santuni 700 Anak Yatim Jelang HUT ke-49
"Mari kita jadikan gedung ini sebagai komitmen kita untuk terus berkembang dan berinovasi menghadirkan informasi berkualitas kepada masyarakat, mari kit jaga bersama Heritage," ujarnya.
AHC juga diharapkan bisa menjadi ikon baru destinasi wisata sejarah dan jurnalisme di Kota Jakarta sekaligus menjadi wadah bagi insan Antara dapat menghasilkan produk informasi yang mendidik, mencerahkan, memberdayakan, dan membangkitkan nasionalisme.
Selain itu, Antara juga bisa dijadikan sebagai sentra strategis oleh berbagai elemen di negeri ini untuk bisa meningkatkan kemampuan terkait dengan penyebaran informasi.
Baca Juga: HUT BULOG ke-57, Dewan Pengawas Perum BULOG Lari Ultra Marathon 57 Km dari Jakarta sampai Bogor
Apalagi Antara memiliki lembaga pelatihan jurnalistik dan kehumasan yakni Lembaga Pendidikan ANTARA (LPA).
Direktur Utama (Dirut) Perum LKBN Antara Akhmad Munir mengatakan Antara Heritage Center diharapkan mewarnai keragaman destinasi wisata bernuansa jurnalisme di Indonesia.
"Kami berharap hadirnya AHC ini bisa menjadi inspirasi dan mengantarkan Antara sebagai media massa pertama yang menjadi destinasi wisata di Indonesia," katanya.
Baca Juga: Terapkan Budaya K3 Berkelanjutan Berstandar Tinggi, Brantas Abipraya Kembali Raih Gold di WISCA
Kompleks AHC merupakan bangunan cagar budaya yang baru saja rampung direvitalisasi.
AHC termasuk dalam bangunan cagar budaya kelas A yang menjadi salah satu bagian dari Weltevreden (kawasan tempat tinggal utama orang-orang Eropa di pinggiran Batavia, Hindia Belanda, yang berjarak kurang lebih 10 kilometer dari Batavia lama ke arah selatan).