Baca Juga: Tetap Aman Menunaikan Ibadah Haji di Tanah Suci, Ikuti Tips Berikut Selama Berada di Luar Hotel
Hal itu, kata dia, penting karena Pertamina merupakan harapan besar dari pemerintah yang diharapkan menjadi leader dan pionir, menuju target net zero emission di masa datang.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menambahkan MoU ini menjadi milestone penting dalam proses kolaborasi yang telah dijalankan sebelumnya.
"Ditandatanganinya MoU ini menandakan, kami telah menuju ke level kolaborasi yang lebih solid, sekaligus merupakan bukti komitmen kedua belah pihak untuk menciptakan inovasi, melakukan upaya nyata menciptakan kerja sama saling menguntungkan baik bagi Pertamina maupun JCCP untuk mengakselerasi transisi energi dalam hal penyiapan SDM dan proyek-proyek energi,” jelas Fadjar.
Baca Juga: Tempat Wisata Ala Ghibli di Batang, Kebun Teh Pagilaran Tawarkan Pemandangan Bak di Dunia Anime
MoU Exchange dilakukan oleh Direktur Keuangan Pertamina - Emma Sri Martini bersama dengan Chief Executive Officer JCCP - Tsuyoshi Nakai.
Disaksikan oleh Economic Minister - Embassy of Japan in Indonesia - Ueda Hajime, Special Counselor - Haruhiko Ando dan Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerjasama (KLIK) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) - Agus Cahyono Adi. Dihadiri para senior leaders dan executive board dari kedua belah pihak.***