Kabar BUMN - PT PLN (Persero) berhasil membangun jaringan baru untuk menerangi empat desa di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PLN sukses menghadirkan listrik 24 jam untuk keempat desa yang masuk dalam wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) tersebut.
Adapun keempat desa yang kini tersambung listrik PLN tersebut, antara lain:
Baca Juga: Diresmikan Presiden Jokowi, Bendungan Ameroro Garapan Hutama Karya Hadirkan Sejumlah Manfaat
1. Desa Tublopo di Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara;
2. Desa Meusin di Kecamatan Boking, Kabupaten Timur Tengah Selatan;
3. Desa Kiubaat di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan; dan
Baca Juga: Isinya Bisa Membuat Orang Ternganga Heran, Ini 5 Museum Paling Unik di Seluruh Dunia
4. Desa Maumutin di Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu.
Melalui Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) dan Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kupang, PLN telah merampungkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang meliputi Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 7,81 kilometer sirkuit (KMS), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 19,81 KMS dan empat gardu dengan kapasitas 50 kilovolt Ampere (kVA) dengan 344 potensi pelanggan.
Kehadiran listrik PLN ini pun disambut gembira oleh salah satu tokoh masyarakat Desa Meusin, Imanuel Banunaek, yang akhirnya bisa merasakan listrik di desanya.
“Kami sangat gembira dan sangat senang karena listrik sudah masuk ke Desa kami," ungkap Imanuel.
"Sejak nenek moyang kami, kami tidak pernah melihat listrik. Sejak Indonesia merdeka kami belum pernah melihat listrik, sampai hari ini kami sudah merasakan listrik masuk ke Desa kami,” ujarnya.