rilis-bumn

Kolaborasi dengan Mitra, Telin Membangun Sistem Komunikasi Kabel Laut untuk Percepat Konektivitas di Wilayah Indonesia dan Australia

Rabu, 15 Mei 2024 | 20:30 WIB
Chief Executive Officer Telin, Budi Satria Dharma Purba (kiri) dan Chief Executive Officer BW Digital, Ludovic Hutier usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU). (DOK. Telin)

Di proyek yang diperkirakan akan siap beroperasi (Ready For Services) pada tahun 2027, Telin juga akan bertindak sebagai pihak pendaratan Indonesia untuk kabel tersebut.

Baca Juga: Kolaborasi Telin dan UIB, Upaya Berdayakan Perempuan di Kampung Tua Nongsa, Batam

Chief Executive Officer Telin, Budi Satria Dharma Purba menjelaskan, dalam lanskap digital saat ini, kawasan Asia Pasifik muncul sebagai pusat pertumbuhan lalu lintas telekomunikasi data center.

Dalam lima tahun ke depan, terdapat pertumbuhan yang sehat dalam kapasitas data center di Singapura, Australia, Malaysia, dan Indonesia.

“Melalui kemitraan dengan BW Digital dan sebagai bagian dari keseluruhan 7 sistem kabel bawah laut ICE, kami bertujuan menjembatani kesenjangan konektivitas antar data center di negara-negara ini dan membentuk masa depan Lanskap Bawah Laut Asia Pasifik,” ungkap Budi.

Baca Juga: Telin Raih Gelar Operator Terbaik Asia-Pasifik, Wujud Komitmen pada Inovasi dan Kepuasan Pelanggan

Hawaiki Nui 1 akan mendukung pengembangan ekosistem digital di Nongsa Digital Park yang terletak di Batam, Indonesia.

Bersama dengan kabel Hawaiki yang sudah ada dan menghubungkan Sydney, Auckland, dan Pantai Barat AS sejak 2018, Hawaiki Nui 1 menawarkan konektivitas terbaik kepada pelanggan yang beroperasi di kawasan Asia-Pasifik.

"BW Digital menyambut baik dapat membentuk aliansi strategis dengan Telin untuk membangun kabel bawah laut Hawaiki Nui 1 dan melayani kebutuhan kapasitas yang terus meningkat antara Australia, Indonesia, dan Singapura,” tutup Chief Executive Officer BW Digital Ludovic Hutier.***

Halaman:

Tags

Terkini