rilis-bumn

IFG dan Swiss Re Bekerja Sama Perkuat Keahlian Manajemen Risiko di Ekosistem BUMN

Kamis, 16 Mei 2024 | 09:00 WIB
Indonesia Financial Group (IFG), Holding BUMN Asuransi, Penjaminan, dan Investasi, melalui Jasindo bekerja sama dengan Swiss Re. (Dok. IFG)

Kabar BUMN – Indonesia Financial Group (IFG), BUMN Holding Asuransi, Penjaminan, dan Investasi, melalui PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), menjalin kerjasama dengan Swiss Re Asia Pte. Ltd (Swiss Re).

Tujuan kerja sama ini adalah untuk memperkuat lini bisnis Jasindo sebagai mitra manajemen risiko di ekosistem BUMN.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak ini menandai dimulainya program pengelolaan risiko di ekosistem BUMN.

Kerja sama tersebut tertuang dalam penandatangan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang dilakukan kedua belah pihak dalam rangka program pengelolaan risiko di ekosistem BUMN, di Jakarta, pada Rabu (15/5/2024).

Baca Juga: PHE Tandatangani Nota Kesepahaman dengan ExxonMobil Perkuat Komitmen Net Zero Emission

Hadir dalam penandatangan MoU tersebut Direktur Bisnis IFG Pantro Pander Silitonga, Direktur Operasional Jasindo Ocke Kurniandi, Direktur Bisnis Strategis Jasindo Syah Amondaris, serta Managing Director.

Kemudian Public Sector Solutions Asia Pacific Swiss Re, Lubomir Varbanov, Director, Head Public Sector Solutions Asia ex China Swiss Re Wilfrid Goh, dan Senior Client Manager Public Sector Solutions Southeast Asia Swiss Re Anna Chieng.

Pantro mengungkapkan, sebagai holding, pihaknya mendorong Jasindo untuk memperkuat lini bisnis di asuransi umum dengan menjadi risk management partner.

Langkah strategis yang dilakukan adalah dengan menggandeng mitra strategis, seperti Swiss Re yang telah mempunyai pengalaman dan keahlian di segmen penilaian risiko.

Baca Juga: Jasa Marga, Fordigi, dan PGN Gelar Webinar Bahas Implementasi UU Perlindungan Data Pribadi di BUMN

Di pihak lain, kerja sama tersebut bertujuan untuk menjaga pertumbuhan dan ketahanan operasional bisnis ekosistem BUMN melalui layanan mitigasi risiko yang lebih komprehensif dan efektif.

“Langkah strategis ini merupakan sebuah terobosan baru dari peran IFG sebagai holding BUMN melalui Asuransi Jasindo," kata Patra.

"yang tidak hanya berperan sebagai perusahaan penyedia asuransi saja tetapi sebagai mitra BUMN dalam pengelolaan risiko operasional sehingga berdampak positif pada pertumbuhan BUMN secara berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga: Tidak Perlu Takut, Tetapi Penting Diketahui, Ini Bagian di Dalam Pesawat yang Dianggap Paling Kotor

Halaman:

Tags

Terkini