rilis-bumn

Kurangi Emisi Karbon di Tanah Air, PLN Sabet Penghargaan Best Impact in Environment of The Year

Senin, 20 Mei 2024 | 10:30 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi dan mendukung penuh langkah PLN dalam penggunaan energi bersih di sektor pariwisata untuk mendorong green tourism. (DOK.PT PLN (Persero))

Kabar BUMN - Komitmen PT PLN (Persero) dalam mengurangi emisi karbon di tanah air, Jakarta, membawanya meraih penghargaan Mata Lokal Award (17/5).

Penghargaan yang diraih PLN masuk dalam kategori Best Impact in Environment of The Year.

Banyak sumbangsih yang dianggap signifikan yang telah dilakukan oleh PLN, salah satunya dekarbonisasi di sektor kelistrikan dan transportasi melalui penggantian PLTU ke pembangkit EBT dan gas.

Baca Juga: Diiringi Harapan dan Doa, PLN Icon Plus Lepas Tujuh Calon Jamaah yang Melaksanakan Ibadah Haji

Selain itu, PLN juga melakukan co-firing biomassa pada PLTU, Implementasi carbon trading, dedieselisasi, pengembangan pembangkit EBT hingga dukungan infrastruktur EV.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno yang hadir pada acara penghargaan mengatakan, Pemerintah mengapresiasi dan mendukung penuh langkah heroik PLN dalam menjalankan transisi energi, khususnya dalam peningkatan pemanfaatan EBT dan mendukung peralihan dari energi fosil.

Menurutnya, langkah tersebut dia lihat penting mengingat Indonesia juga tengah fokus pada pengembangan green tourism atau destinasi wisata berkelanjutan.

Baca Juga: Program Undi-undi Hepi Telkomsel dengan Grandprize Honda HRV E CVT Masih Dibuka, Simak Cara Memenangkannya

“Jadi green tourism adalah masa depan pariwisata kita, dan kita berharap PLN bisa mendukung," ujar Sandiaga.

"Kita berharap bahwa pariwisata kita semakin berkualitas dan berkelanjutan, membuka peluang usaha dan lapangan kerja yang luas termasuk green jobs,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan penghargaan Mata Lokal Award ini adalah buah manis perjuangan tak kenal lelah para insan PLN dalam upaya mereduksi emisi karbon di sektor kelistrikan.

Baca Juga: Museum Dr Soetomo, Surabaya, Tempat Mengenang Kisah Kehidupan Tokoh Pergerakan Nasional

Sebelumnya PLN telah melakukan berbagai inisiatif dekarbonisasi, di antara yang telah dijalankan PLN adalah pembatalan penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebesar 13,3 Gigawatt (GW), pembatalan Power Purchase Agreement (PPA) PLTU sebesar 1,4 GW dan mengganti 1,1 GW PLTU dengan pembangkit berbasis EBT.

PLN juga mengganti 800 Megawatt (MW) PLTU dengan pembangkit gas, penerapan co-firing biomassa pada 43 PLTU, program dedieselisasi dengan total kapasitas mencapai 1 GW, dan pengembangan 21 GW pembangkit EBT.

Halaman:

Tags

Terkini