Kabar BUMN – Melalui pengelolaan dua blok migas raksasa, PT Pertamina (Persero) berhasil meningkatkan peran strategisnya dalam penyediaan energi Indonesia.
Kedua blok raksasa yang dimaksud adalah Blok Rokan di Riau dan Blok Mahakam di Kalimantan Timur.
Keberhasilan Pertamina dalam mengelola bisnis huku migas di kedua blok tersebut membawa semangat baru.
Baca Juga: Pertamina Renjana Cita Srikandi, Wujud Kebangkitan Perempuan Indonesia
Sekaligus membawa semangat baru dan simbol kebangkitan nasional untuk mewujudkan ketahanan, kemandirian dan kedaulatan energi nasional.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan bahwa sejak alih kelola Blok Mahakam dan Blok Rokan, Pertamina mampu meningkatkan produksi migas sehingga berdampak pada kinerja operasional sektor hulu perusahaan yang lebih tinggi.
“Blok Mahakam dan Rokan merupakan lapangan-lapangan migas mature.
Baca Juga: Jalani Gaya Hidup Sehat, Perwira Pertamina Healing dengan Berolahraga Lari
"Melalui beragam inovasi dan penerapan teknologi yang tepat, Pertamina berhasil menahan laju penurunan produksi alamiah dan sekaligus meningkatkan produksi migas Pertamina yang sangat penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan energi Indonesia,” ujar Fadjar.
Menurut Fadjar, Pertamina terus berinvestasi dengan melakukan kegiatan pengeboran sumur-sumur baru sebagai langkah strategis mempertahankan tingkat produksi lapangan-lapangan migas yang sudah mature.
Pertamina menerapkan praktik-praktik terbaik, inovasi, dan teknologi yang dapat meningkatkan keselamatan, kecepatan, serta mengurangi biaya pengeboran.
Baca Juga: Tingkatkan Kapabilitas Perwira, Pertamina Luncurkan Competency Development Program
“Setelah setahun dioperasikan oleh PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), pada 2019 produksi Blok Mahakam sebesar 32,1 ribu barel minyak per hari dan gas sebesar 640 juta standar kaki kubik yang menempatkan blok migas ini sebagai salah satu penghasil gas terbesar di Indonesia,” ujarnya.
Fadjar menambahkan, Pertamina terus melakukan pengeboran secara agresif.