rilis-bumn

WWF 2024: Targetkan Pertumbuhan Bisnis Rendah Emisi, Ini Prioritas Pertamina NRE

Selasa, 21 Mei 2024 | 16:00 WIB
Pertamina NRE hadir dalam perhelatan World Water Forum (WWF) ke-10 yang digelar di Bali. (Dok. Pertamina NRE)

Kabar BUMN – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) memimpin di Pertamina Group dalam transisi energi dan dekarboninasi.

Hal ini tidak lepas dari upaya Pertamina NRE yang fokus pada pengembangan bisnis rendah emisi.

CEO Pertamina NRE, John Anis, menyampaikan hal tersebut dalam diskusi panel bertajuk “Indonesia’s Energy Transition Roadmap” di paviliun Indonesia yang diselenggarakan di perhelatan World Water Forum ke-10 pada Senin (20/5/2024).

Baca Juga: Pertamina NRE Perkuat Manajemen Risiko untuk Dukung Proyek Energi Bersih

Setelah G20, Indonesia kembali menjadi tuan rumah untuk acara forum skala global, kali ini yaitu World Water Forum ke-10.

Terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah menjadi bukti komitmen kuat Indonesia dalam isu lingkungan dan keberlanjutan.

Tidak hanya tentang air, isu keberlanjutan lainnya pun turut menjadi topik diskusi dalam acara ini, salah satunya transisi energi.

Baca Juga: Pertamina NRE-Fikom Unpad: Praktisi-Akademisi Garap Komunikasi Strategis Transisi Energi

Dalam diskusi panel tersebut, John memaparkan inisiatif yang menjadi kontribusi Pertamina bagi peta jalan transisi energi di Indonesia.

"Dibentuknya Pertamina NRE merupakan bentuk komitmen Pertamina guna mendukung pemerintah menuju target Net Zero Emission,” ujar John.

Pertamina sebagai BUMN energi terbesar di Indonesia memiliki mandat untuk menjaga ketahanan energi sekaligus mendukung aspirasi karbon netral tahun 2060 dan tetap berorientasi pada pertumbuhan bisnis.

Baca Juga: Pertamina NRE Siap Pasok Energi Bersih Selama Periode Satgas RAFI 2024

Hal ini dilakukan dengan menerapkan strategi pertumbuhan ganda, yaitu dengan cara memperkuat bisnis eksisting dan membangun bisnis rendah karbon.

Dalam presentasinya, John menyampaikan bahwa Pertamina NRE menjadi ujung tombak dalam strategi membangun bisnis rendah karbon.

Halaman:

Tags

Terkini