Kabar BUMN - PT Nusantara Regas (NRG), anak usaha PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara, Tbk (PGN), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2023 di Jakarta, Selasa (21/05).
Dalam RUPS tersebut, NRG mengumumkan raihan pendapatan USD 81,08 juta dari hasil jasa regasifikasi LNG (Liquefied Natural Gas) melalui pemanfaatan Floating Storage & Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat.
Pencapaian ini menunjukkan komitmen NRG dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui penyediaan gas bumi yang handal dan efisien.
Dalam kinerja operasinya, Nusantara Regas telah menyalurkan gas 89,54 Juta MMBTU dari hasil penerimaan 32,45 kargo LNG untuk pembangkit listrik vital di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.
Baca Juga: Pertamina NRE Gandeng Masdar Kembangkan Energi Terbarukan di Indonesia dan Global
Nusantara Regas juga membuktikan kehandalan operasi dengan pencapaian Plant Availability Factor mencapai 97,37% dan Plant Thermal Efficiency mencapai 98,54%.
Dari awal beroperasi pada 2011 hingga 2023, Nusantara Regas berhasil mencatatkan 12.564.153 jam kerja selamat yang membuktikan komitmen pelaksanaan HSSE yang serius dan konsisten.
“Pencapaian bersinar 2023 ini bukti upaya kami untuk memberi nilai tambah bagi para stakeholders" ujar Direktur Utama PT Nusantara Regas, Mohd. Iskandar Mirza.
"Kami berterima kasih atas dukungan Pemegang Saham, Dewan Komisaris, para Perwira Nusantara Regas dan seluruh mitra bisnis. Ini menjadikan kami optimis meraih pencapaian lebih baik lagi,” tuturnya.
Baca Juga: 5 Obyek Wisata yang Direkomendasikan Bagi yang Baru Pertama ke Phnom Penh, Kamboja
Dalam rangka perluasan bisnis, ke depan NR memfokuskan pengembangan langkah Perusahaan sebagai penyedia infrastruktur gas LNG retail di Indonesia guna mendorong pemanfaatan energi ramah lingkungan.
NR juga akan mengintegrasikan fasilitasnya bersama Subholding Gas Pertamina demi mendukung ketahanan energi bagi masyarakat.
”Kami yakin LNG adalah masa depan energi Indonesia dan ketahanan serta ketersediaan energi tidak lagi bisa ditawar," tutur Mirza.
Baca Juga: Kuartal 1 Tahun 2024, PT Timah Telah Gelontorkan Dana Rp6 Miliar untuk TJSL