Kabar BUMN - Bank Mandiri mewujudkan upaya berkelanjutan untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup di pedesaan dengan mengadakan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).
Bersama Kementerian BUMN, program tersebut bertajuk “Mandiri Sahabat Desa”.
Kegiatan Mandiri Sahabat Desa ini utamanya menyasar masyarakat pedesaan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Baca Juga: Kinerja Jaringan Universitas Hasanuddin Semakin Optimal dengan Pemanfaatan Netmonk Prime
Melalui kegiatan ini, Bank Mandiri melakukan ragam bantuan sosial dan pelatihan bagi masyarakat.
Kali ini, bank berlogo pita emas ini menyasar Desa Bungintende, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Corporate Secretary Bank Mandiri Teuku Ali Usman menjelaskan, program ini dirancang untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di Tanah Air.
Selain itu, kata dia, bantuan ini juga telah dilaksanakan oleh perseroan di beberapa desa lewat kolaborasi dengan Mandiri Amal Insani (MAI).
“Bank Mandiri percaya bahwa pemberdayaan dan perbaikan kesejahteraan sosial masyarakat khususnya di wilayah Desa merupakan salah satu langkah nyata untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi Indonesia,” ujar Ali di Desa Bungitende, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (22/5).
Program ini lanjut Ali, sejalan dengan dengan strategi keberlanjutan Bank Mandiri, yang memberikan kontribusi secara langsung maupun tidak langsung pada 17 target Sustainable Development Goals (SDGs) melalui program TJSL.
Untuk itu, dalam program Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri turut memberikan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan literasi keuangan di Desa Bungintende, serta merenovasi dan memperbaiki fasilitas air bersih untuk warga.
Selain itu, Bank Mandiri juga turut membuktikan komitmen keberlanjutan dengan menyediakan bantuan paket penerangan panel surya sebanyak 40 unit untuk kebutuhan rumah warga, pompa air, penerangan jalan hingga fasilitas umum.