rilis-bumn

Rutin Gelar Inspeksi, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Libatkan Semua Pihak

Kamis, 30 Mei 2024 | 14:45 WIB
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel libatkan berbagai pihak selama inspeksi SPBE. (Dok. Pertamina Patra Niaga)

Kabar BUMN – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel tengah meningkatkan pengawasan terhadap penyaluran LPG 3 Kg.

Untuk itu, rutin digelar inspeksi di semua wilayah agar penyaluran LPG 3 Kg yang disalurkan ke masyarakat sesuai takaran.

Inspeksi tersebut salah satunya dilakukan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Akurasi Pendataan LPG 3 Kg dengan Sistem Digital di Pangkalan per 1 Juni 2024

Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan mengatakan Pertamina Patra Niaga turut menjalin kerja sama dengan Aparat Penegak Hukum dan Dinas terkait selama melaksanakan inspeksi.

Dalam memastikan distribusi energi, baik BBM dan LPG, Pertamina Patra Niaga juga melakukan Management Walkthrough (MWT) ke Fuel Terminal (FT), Aviation Fuel Terminal (AVT), dan SPBE.

Hal tersebut bertujuan untuk memastikan kualitas dan kuantitas produk LPG yang dijual disalurkan semuanya sesuai, tujuannya adalah pelayanan terbaik kepada konsumen.

Baca Juga: Kemendag dan Pertamina Patra Niaga Berkomitmen Awasi Pengisian LPG di SPBE

"Pertamina Patra Niaga mewajibkan seluruh SPBE melakukan langkah Standar Operation Procedure (SOP) sebelum pengisian gas ke tabung," ungkapnya.

Kabid Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan, R. M. Fauzi mengatakan, "Pada hari ini kita mengadakan kunjungan di SPBE bersama pihak Kepolisian dan Pertamina Patra Niaga.

"Kita bersama-sama juga menyaksikan mulai dari pengisian sampai akhir itu semuanya sudah bagus, semuanya masih dalam ambang batas.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Terus Tertibkan Operasional SPBE

"Harapannya penyaluran LPG ini dapat tertib, serta Pertamina Patra Niaga sudah support, dari agen juga harus tertib melaksanakan ini sampai ke pangkalan juga sampai ke tingkat konsumen akhir tidak menjual ke yang tidak seharusnya.

"Kita juga akan melakukan edukasi bahwa masyarakat seharusnya membeli LPG subsidi di pangkalan resmi bukan warung-warung," jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini