rilis-bumn

Penambahan Pelanggan Jadi Kunci Membaiknya Kinerja PLN di Tahun 2023, Terbanyak dari Golongan Rumah Tangga

Senin, 3 Juni 2024 | 09:30 WIB
Bantuan program Light Up The Dream kepada salah satu penerima manfaat di Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan. (DOK.PT PLN (Persero))

Kabar BUMN - PT PLN (Persero) sukses mencatatkan penambahan pelanggan sebanyak 3,5 juta menjadi total 89,15 juta pelanggan di tahun 2023.

Keberhasilan ini mengantarkan PLN meraih keuntungan terbesar dalam sejarah perseroan dengan laba bersih sebesar Rp22,07 triliun pada tahun 2023.

Bahkan, keberhasilan ini juga sekaligus mencetak hattrick rekor laba bersih tertinggi selama tiga tahun berturut-turut sejak 2021.

Baca Juga: DAMRI Percantik Lingkungan Sekitar pada Hari Lahir Pancasila, Bergotong-royong Bersama Masyarakat

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, PLN secara konsisten melakukan transformasi dalam memberikan pelayanan terhadap pelanggan.

Ia melanjutkan, PLN tidak hanya berfokus pada peningkatan supply listrik tetapi juga berorientasi pada kepuasan pelanggan.

"Kami melakukan transformasi digital secara end-to-end dalam layanan pelanggan, sehingga membuat masyarakat semakin mudah mendapatkan akses listrik.

Baca Juga: Magang BUMN Bersertifikat: PTPN I Regional 3 Buka Lowongan untuk Mahasiswa S1 Tingkat Akhir, Cek Posisinya!

"Jika dahulu kami hanya berorientasi pada supply listrik, sekarang orientasi kami untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan," ujar Darmawan.

Darmawan merinci pertumbuhan jumlah pelanggan disumbang paling besar dari tarif rumah tangga sebanyak 3.223.603, kemudian disusul tarif bisnis sebanyak 181.533 pelanggan.

Sementara itu penambahan pelanggan tarif sosial sebanyak 72.311 pelanggan, tarif pemerintahan 28.393 pelanggan, dan tarif industri 27.217 pelanggan.

Baca Juga: Viral Turis Melakukan Pornoaksi di Kawasan Bromo, Ini Sejumlah Tindakan Memalukan Turis Lainnya di Tempat Wisata

“Sehingga total pelanggan PLN sampai dengan 2023 sebesar 89.153.278 dengan rincian pelanggan rumah tangga sebanyak 81.551.325 pelanggan atau 91,47 persen dari total pelanggan.

"Kemudian diikuti pelanggan tarif bisnis sebesar 4.706.947 pelanggan atau sebesar 5,28 persen dan pelanggan tarif sosial sebesar 1.993.101 atau sebesar 2,24 persen dari total keseluruhan pelanggan,” imbuh Darmawan.

Halaman:

Tags

Terkini