Tercatat realisasi progress pembangunan sampai dengan Mei 2024 masih sesuai dengan target rencana progres dengan fokus pekerjaan utama, yaitu Cut (pengurangan material tanah dari suatu area) dan fill (penambahan material tanah ke area yang sudah dipotong) serta Soil Improvement (peningkatan kualitas tanah di area tertentu).
Saat ini target Brantas Abipraya sendiri adalah pembangunan runway teraspal sepanjang 2.200 meter sebelum tanggal 17 agustus 2024.
Baca Juga: Mencari Ketenangan di Puncak Pelita, Wisata Alam Memesona di Tasikmalaya yang Mulai Sepi Pengunjung
“Brantas Abipraya akan berfokus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di IKN," ujar Sugeng Rochadi, Direktur Utama Brantas Abipraya.
"Tak hanya kualitas konstruksi yang juara, estetika dari setiap karya konstruksi kami juga akan diutamakan."
"Seperti bandara VVIP ini nantinya akan menunjukkan ciri khas budaya Kalimantan pada desainnya," tuturnya.
"Semoga bandara yang sedang kami bangun ini dapat menjadi green airport dengan tetap mempertahankan sisi estetika,” tutupnya. (*)