“Hal yang kami lakukan hari ini bukanlah pemberian bantuan sekali-dua kali yang sifatnya charity atau filantropi, namun bagian dari upaya secara terus menerus untuk mengedukasi, mengembangkan, dan mendukung pertumbuhan komunitas-komunitas yang berkelanjutan seperti Sekolah Tani ini, yang memang sudah berjalan sejak beberapa tahun yang lalu” pungkas Wahyu.
Baca Juga: Pindad dan Surveyor Indonesia Jalin Sinergi Klaster Manufaktur BUMN
“Kegiatan serupa ini juga sudah rutin kami lakukan baik secara korporat, maupun dalam lingkup Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) dan PT SUCOFINDO,” tutupnya.
Surveyor Indonesia terus berupaya meningkatkan perannya dalam membangun ekonomi kerakyatan.
Dengan begitu, selain membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung, sekaligus sebagai stimulus dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Surveyor Indonesia Kembali Gelar Mudik Gratis untuk Masyarakat
Kini, para petani kopi di Wanasuka ini berhasil meningkatkan produktivitas dan efisiensi dari proses bisnis maupun hasil panen.
Alhasil, pendepatan mereka naik dan kesejahteraan keluarganya terjaga.
"Terima kasih kepada Surveyor Indonesia atas kerja samanya dalam membangun ekonomi masyarakat Desa Wanasuka.
"Ke depan banyak hal lain yang masih perlu disinergikan untuk terus meningkatkan kesejahteraan petani," ujar Founder Sekolah Tani Indonesia, Fatoni Saputra.
Selanjutnya, Surveyor Indonesia bersama Sekolah Tani Indonesia berfokus dalam peningkatan kualitas proses dan produk kopi.
Dengan begitu, ke depannya kopi yang dihasilkan dapat memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan pasar, baik dalam negeri maupun luar negeri, mulai dari proses panen, pengeringan hingga proses pengemasan produk.***