rilis-bumn

Konsisten Terapkan Digitalisasi Tiket Ferry, ASDP Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Selasa, 11 Juni 2024 | 09:30 WIB
Konsistensi dalam menerapkan digitalisasi dalam penjualan tiket feri, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus mendorong pertumbuhan ekonomi. (Dok. ASDP)

Penerapan pembelian tiket secara online ialah bentuk transformasi digital yang dilakukan ASDP melalui Aplikasi dan Website-based Ferizy.

Sejak diluncurkan pada tahun 2020, aplikasi Ferizy telah melakukan pengembangan demi terciptanya optimalisasi experience transportasi penyeberangan yang dapat dirasakan seluruh masyarakat.

Pada 2020 terdapat 354.700 pengguna yang telah menggunakan Ferizy dan angka ini terus meningkat di tahun 2021 menjadi 438.105 pengguna, kemudian melonjak di tahun 2022 mencapai 527.730 pengguna.

Di tahun 2023, jumlah pengguna Ferizy mencapai 655.951, menunjukkan kepercayaan dan awareness masyarakat terhadap pemesanan tiket penyeberangan kapal feri secara online semakin meningkat.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, PTPN IV Regional III Manfaatkan E-Tekpol Targetkan Produksi 592.000 Ton CPO

Bahkan, pada saat arus balik Lebaran 2024 lalu, secara akumulatif pemudik bertiket yang tiba di pelabuhan Bakauheni sesuai jadwal mencapai 98,2 persen dan ini memberikan dampak positif pada arus balik Angkutan Lebaran lalu.

Shelvy menuturkan bahwa pada awal tahun 2008, ASDP masih menerapkan penjualan tiket secara manual di pelabuhan.

Lalu berlanjut pada akhir 2008, ASDP mulai menerapkan RFID ticketing, dimana pengguna jasa membeli tiket di loket pelabuhan dan mendapatkan kartu tiket (RFID) yang dicetak.

Selanjutnya, pada Agustus 2018, pengguna jasa membeli tiket di pelabuhan, namun sudah bisa melakukan pembayaran dengan menggunakan prepaid card (cashless) di mesin EDC.

Baca Juga: Sambut Libur Sekolah, InJourney Hospitality Hadirkan Paket School Holiday di Bali Beach Hotel, The Heritage Collection dan The Meru Sanur

Dan, sejak Mei 2020, ASDP mulai menerapkan tiket online dengan konsumen dapat membeli tiket di manapun dan kapanpun melalui web dan mobile apps Ferizy atau sales channel Ferizy lainnya.

Manajemen pun hingga kini tetap konsisten dalam menerapkan layanan e-ticketing berbasis web, demi mempermudah mobilitas masyarakat melalui transportasi penyeberangan laut, seperti yang diterapkan di lintasan Bajoe-Kolaka pada Senin (3/6) lalu.

Setelah Bajoe-Kolaka, implementasi digitalisasi ini juga akan dilakukan pada awal Juli 2024 di wilayah Kupang NTT tepatnya pada Pelabuhan Bolok (Kupang) dan Pelabuhan Ferry Rote (Rote), Pelabuhan Kalabahi (Alor), Pelabuhan Waibalun, Larantuka (Flotim), Pelabuhan Aimere (Ngada) dan Pelabuhan Waingapu (Sumba Timur).

Saat ini terdapat 28 pelabuhan yang telah menerapkan pemesanan tiket online melalui aplikasi ataupun website Ferizy, yaitu Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Ajibata, Ambarita.

Baca Juga: Mengabadikan Momen Solo Traveling, Berikut Tips Mengambil Foto Diri Sendiri Tanpa Bantuan Orang Lain

Halaman:

Tags

Terkini