rilis-bumn

Bangun Ekosistem Berbasis Sinergi, SIG Ciptakan Peluang Pertumbuhan dan Perluasan Bisnis

Rabu, 12 Juni 2024 | 17:30 WIB
Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang juga dibangun menggunakan produk green cement dari SIG. (DOK.PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) )

Kabar BUMN - Kondisi oversupply yang menjadi tantangan industri semen, tidak semata-mata menjadi tekanan, melainkan juga peluang.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam analyst meeting di Jakarta, 4 Juni 2024, menyampaikan strategi dan langkah-langkah nyata Perusahaan untuk menangkap dan menciptakan peluang pertumbuhan.

Hal itu dilakukan melalui strategi pengelolaan pasar dan harga, diversifikasi produk, optimasi jaringan produksi dan distribusi, penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan, serta membangun sinergi dan kemitraan strategis untuk membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan.

Baca Juga: Satu Hari Berwisata ke Bedugul, Tabanan, di Bali, Bisa ke Mana Saja?

Belum lama ini, SIG menginisiasi jalur pasokan solusi bahan bangunan termasuk produk berbahan dasar semen, green cement, produk turunan semen dan bahan bangunan yang akan digunakan untuk mendukung proyek pembangunan IKN sampai dengan tahun 2045.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara SIG dengan PT Bina Karya (Persero) yang dilakukan oleh Direktur Utama SIG, Donny Arsal dan Direktur Utama Bina Karya, Boyke Prasetyanto di The East Tower, Jakarta, pada Kamis, 30 Mei 2024.

Penandatanganan kerja sama ini turut disaksikan oleh Wakil Menteri Kementerian BUMN, Kartika Wirjoatmodjo dan Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah.

Baca Juga: PT Pindad Sambut Delegasi Atase Pertahanan dari 25 Negara dalam Defence Attache Tour 2024

Direktur Utama SIG, Donny Arsal menyampaikan, selain memasok green cement dan solusi berkelanjutan lainnya, sinergi antara SIG dan Bina Karya ini juga ditargetkan meningkatkan utilisasi kapasitas dan sumber-sumber daya yang ada untuk mendukung manajemen rantai pasok sesuai kebutuhan pembangunan IKN.

“SIG lebih dari siap untuk memenuhi kebutuhan pembangunan dengan konsep berkelanjutan seperti yang akan direalisasikan Pemerintah di IKN. Karena itu, kami sangat menghargai afirmasi dukungan dari Pemerintah yang diwakili oleh Kementerian BUMN dan Kementerian PUPR dalam sinergi ini.

"Kesuksesan IKN menjadi kota berkelanjutan akan menjadi percontohan bagi wilayah-wilayah lain di Indonesia untuk juga melaksanakan pembangunan yang ramah lingkungan,” tutur Donny Arsal.

Baca Juga: Lowongan Magang BUMN AirNav Indonesia, Dibuka 3 Posisi untuk Staf Administrasi dengan Kualifikasi Berikut!

Tidak hanya untuk IKN, Donny Arsal juga mengungkapkan bahwa SIG memiliki keunggulan jaringan produksi dan distribusi yang ekstensif, serta diversifikasi produk rendah karbon untuk memenuhi berbagai kebutuhan pembangunan di berbagai wilayah di Indonesia.

Sinergi ini ditargetkan menjadi awal dari pembentukan ekosistem bisnis untuk memastikan terwujudnya pembangunan berkelanjutan di Indonesia, serta channeling kapasitas produksi di tengah kondisi oversupply industri semen.

Halaman:

Tags

Terkini