rilis-bumn

INTI Group Lakukan Perampingan Anak Usaha: PT INTENS Lepas Saham

Sabtu, 15 Juni 2024 | 08:45 WIB
PT INTI melalui anak usahanya, PT INTENS, melepas 60% kepemilikan sahamnya di PT ISTEK sebagai bagian dari streamlining anak usaha. (Dok. PT INTI)

Selain untuk mengakselerasi program subsidiary streamlining induk, aksi pelepasan saham ini rencananya akan berdampak pada peningkatan modal PT INTENS selaku pemegang saham, terutama alokasi anggaran yang terkait operasional, pengembangan produk baru, pelunasan utang, ataupun ekspansi bisnis.

Senior Vice President Corporate Secretary PT INTI (Persero) Delvia Damayanti ikut mengutarakan, perpindahan kepemilikan saham PT ISTEK ini diharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan lini bisnis utama anak perusahaan, sekaligus memberikan kontribusi maksimal pada INTI Group.

“Terutama meningkatkan visibilitas dan reputasi perusahaan,” ungkapnya.

Baca Juga: Promo Bank Mandiri, Beli Tiket PELNI Melalui Livin' Sukha Diskon Rp50 Ribu

INTI GROUP GOES TO INITIAL PUBLIC OFFERING

Selain berhasil menuntaskan pekerjaan Sentralisasi Aplikasi Surat Izin Mengemudi (SIM) Online Terpusat Seluruh Indonesia, INTI Group melalui PT INTENS tengah mempersiapkan diri untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2025.

Hal tersebut di antaranya dipersiapkan melalui sejumlah aksi korporasi strategis yang telah dieksekusi dalam kurun 10 bulan terakhir, di antaranya yaitu:

  • Implementasi Perangkat INTI Smart Reader.
  • Solusi Jasa Aktivasi PLN Icon Plus.
  • Implementasi Pemilihan Kepala Desa Elektronik e-Voting Kabupaten Banyuasin.
  • Implementasi Pemilihan Kepala Desa Elektronik e-Voting Kabupaten Bantaeng.
  • Implementasi VIP Boarding Gate di Area Stasiun Kereta Api.
  • Implementasi Manajemen Sampah Zero (MASARO) Kota Dumai.

Baca Juga: PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia Buka Lowongan Magang BUMN, Mahasiswa Aktif dan Fresh Graduate Bisa Mendaftar

Direktur PT INTENS RIzqi Ayunda Pratama menyebut, fundamental untuk penawaran umum saham perdana tersebut mulai terbentuk dengan sejumlah pencapaian yang terjadi hingga akhir tahun 2023.

“Hal tersebut tercatat pada pencapaian Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan yang mencapai 5 kali lipat dari target, pertumbuhan Revenue year on year mencapai 1000%, serta perolehan Bottom Line yang berada di zona hijau,” ucap Rizqi Ayunda.***

Halaman:

Tags

Terkini