Selain untuk mengakselerasi program subsidiary streamlining induk, aksi pelepasan saham ini rencananya akan berdampak pada peningkatan modal PT INTENS selaku pemegang saham, terutama alokasi anggaran yang terkait operasional, pengembangan produk baru, pelunasan utang, ataupun ekspansi bisnis.
Senior Vice President Corporate Secretary PT INTI (Persero) Delvia Damayanti ikut mengutarakan, perpindahan kepemilikan saham PT ISTEK ini diharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan lini bisnis utama anak perusahaan, sekaligus memberikan kontribusi maksimal pada INTI Group.
“Terutama meningkatkan visibilitas dan reputasi perusahaan,” ungkapnya.
Baca Juga: Promo Bank Mandiri, Beli Tiket PELNI Melalui Livin' Sukha Diskon Rp50 Ribu
INTI GROUP GOES TO INITIAL PUBLIC OFFERING
Selain berhasil menuntaskan pekerjaan Sentralisasi Aplikasi Surat Izin Mengemudi (SIM) Online Terpusat Seluruh Indonesia, INTI Group melalui PT INTENS tengah mempersiapkan diri untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2025.
Hal tersebut di antaranya dipersiapkan melalui sejumlah aksi korporasi strategis yang telah dieksekusi dalam kurun 10 bulan terakhir, di antaranya yaitu:
- Implementasi Perangkat INTI Smart Reader.
- Solusi Jasa Aktivasi PLN Icon Plus.
- Implementasi Pemilihan Kepala Desa Elektronik e-Voting Kabupaten Banyuasin.
- Implementasi Pemilihan Kepala Desa Elektronik e-Voting Kabupaten Bantaeng.
- Implementasi VIP Boarding Gate di Area Stasiun Kereta Api.
- Implementasi Manajemen Sampah Zero (MASARO) Kota Dumai.
Direktur PT INTENS RIzqi Ayunda Pratama menyebut, fundamental untuk penawaran umum saham perdana tersebut mulai terbentuk dengan sejumlah pencapaian yang terjadi hingga akhir tahun 2023.
“Hal tersebut tercatat pada pencapaian Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan yang mencapai 5 kali lipat dari target, pertumbuhan Revenue year on year mencapai 1000%, serta perolehan Bottom Line yang berada di zona hijau,” ucap Rizqi Ayunda.***