rilis-bumn

82% Limbah Hotel Berhasil Dikelola Mandiri oleh Patra Jasa

Minggu, 16 Juni 2024 | 16:30 WIB
Patra Jasa sukses kelola 82% limbah hotel secara mandiri. (Dok. Patra Jasa)

Kabar BUMN – Pertamina beserta anak usahanya berkomitmen menjalankan program waste management.

Hal ini seperti yang diterapkan oleh anak usaha Pertamina di sektor perhotelan, Patra Jasa.

Patra Jasa senantiasa mengimplementasikan program waste maagement di lingkungan perhotelan yang dikelolanya.

Baca Juga: PGN dan Patra Jasa Kuatkan Partnership Demi Tercapainya Target Pembangunan 633.930 Jargas di Tahun 2024

Pjs. VP Corporate Secretary Patra Jasa Rina Martha mengatakan, langkah ini ditargetkan hingga 5 tahun ke depan dengan mengurangi pembuangan sampah operasional ke landfill atau tempat pembuangan akhir, pilot project sebagai percontohan di Patra Bandung Hotel.

“Patra Bandung Hotel menjadi role model percepatan zero waste to landfill yang dipilih oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Bandung.

"Hingga April 2024 Patra Bandung Hotel telah tercatat 82% berhasil mengelola dan menyisakan hanya 18% residu ke landfill kurun waktu Januari sampai dengan April 2024,” jelasnya.

Baca Juga: Pertamina Dorong Partnership PGN dan Patra Jasa untuk Percepat Target Pembangunan 633 Ribu Jargas di Tahun 2024

Dari program waste management, sambung Rina, terdapat kenaikan signifikan pengelolaan sampah mandiri dari tahun 2023 yang mencapai 78 persen dengan total produksi sampah sebanyak 27.078 kg kurun waktu setahun.

Pencapaian angka tersebut diperoleh dari optimalisasi pemanfaatan limbah hotel dari aktivitasnya sehari-hari yang dilakukan Patra Jasa.

Langkah pertama yang dilakukan dimulai dari sumber sampah yaitu sampah indoor dan outdoor yang kemudian dilakukan juga pemisahan antara sampah organik dan anorganik.

Baca Juga: Peduli Lingkungan, Patra Jasa Ajak Warga Wonotingal Sulap Sampah Jadi Kerajinan Tangan

Sampah organik terdiri dari sisa makanan di Restaurant dan Kitchen hotel Patra Jasa yang kemudian diolah dengan metode penguraian menggunakan maggot (lalat bsf) dimana hasilnya dapat dijadikan sebagai pupuk atau media taman.

Sedangkan sampah kulit buah dan sisa-sisa buah diolah menjadi pupuk dengan metode Eco enzyme dan Mol.

Halaman:

Tags

Terkini