rilis-bumn

Go Global, Pertamina Peringkat Tiga Perusahaan Terbesar versi Fortune 500 Asia Tenggara

Selasa, 18 Juni 2024 | 15:00 WIB
Pertamina duduki peringkat 3 besar dalam Fortune 500 Asia Tenggara. (Dok. Pertamina)

EBITDA atau pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi sebesar USD 14,36 miliar.

Baca Juga: Sambut Idul Adha 2024, Pertamina Patra Niaga Siap Penuhi Kebutuhan Solar dan LPG 3 Kg

Angka ini naik 6 persen dibanding EBITDA di tahun 2022.

Sementara, pendapatan konsolidasian tahun 2023 adalah sebesar USD 75,79 miliar.

Pertumbuhan kinerja ini juga ditandai dengan peringkat investasi dari berbagai lembaga pemeringkat internasional yang menetapkan Pertamina sebagai perusahaan dengan status layak investasi.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Amankan Pasokan BBM dan LPG Jelang Idul Adha 1445 H

Pertamina dinilai berhasil menjaga pertumbuhan bisnis intinya dengan hati-hati serta melakukan transisi energi yang lebih bersih.

Fadjar menambahkan, kinerja operasional Pertamina juga semakin efisien di semua lini baik holding maupun sub holding melalui program cost optimization dengan kontribusi sekitar USD 1,1 miliar.

Secara operasional, kinerja di semua subholding juga meningkat.

Baca Juga: Jelang Idul Adha 2024, Pertamina Jamin Distribusi dan Stok LPG di Kepri Aman

Selain efisien, sambung Fadjar operasional Pertamina juga semakin ramah lingkungan sejalan dengan implementasi Environmental, Social, dan Governance (ESG) di seluruh lini bisnis.

Pertamina menempati peringkat satu dunia dalam sub-industri Integrated Oil and Gas.

Pertamina memimpin skor tertinggi dari 61 perusahaan dunia, berdasarkan peringkat dari Lembaga ESG Rating Sustainalytics.

Baca Juga: Pertamina Luncurkan UMK Academy 2024, 1.686 Pelaku Usaha Siap Naik Kelas

"Dengan dukungan seluruh stakeholder, Pertamina akan terus tumbuh menjadi perusahaan nasional yang terdepan dalam menjaga ketahanan dan kemandirian energi di Indonesia," tandas Fadjar.***

Halaman:

Tags

Terkini