rilis-bumn

Sterilisasi Pelabuhan Bakauheni: Sinergi ASDP, Regulator, dan Mitra Kerja Demi Layanan Penyeberangan Prima

Sabtu, 22 Juni 2024 | 18:30 WIB
Sinergi antara ASDP, regulator, dan mitra kerja ciptakan Pelabuhan Bakauheni yang steril, aman, dan tertib demi penyeberangan prima. (Dok. ASDP)

Berikutnya, terkait sterilisasi Area Pelabuhan, yaitu pihak-pihak yang tidak berkepentingan wajib disterilkan dari area pelabuhan termasuk dermaga untuk menjaga keamanan dan efisiensi operasional pelabuhan.

Baca Juga: Bruno Mars Resmi Gelar Konser di Jakarta dengan 24K Magic World Tour, Siap-siap War Tiketnya di Livin' Sukha!

Dalam penerapan kebijakan sterilisasi pelabuhan sesuai amanah regulasi, ASDP pun telah melakukan sosialisasi dan koordinasi.

ASDP mendapatkan dukungan dari Polres Lampung Selatan, BPTD II Lampung, KSOP Bakauheni, DPC Gapasdap, dan DPC INFA setempat untuk memastikan bahwa situasi di lapangan tertangani dan diatasi dengan baik setiap dinamika yang berlangsung.

Saat ini dilaporkan operasional di lapangan juga lancar dan terkendali.

"Untuk menjaga konsistensi kebijakan sterilisasi ini, kami meminta penguatan tambahan tenaga keamanan dari pihak Kepolisian dan/atau TNI," ujar Capt Rudi Sunarko, GM ASDP Cabang Bakauheni.

Baca Juga: Rekomendasi 9 Soto Enak di Yogyakarta, Salah Satunya Sudah Ada Sejak 1921

"Selain itu, akan dipasang CCTV serta akomodasi bagi pengurus truk di ruang tunggu terminal reguler penyeberangan yang berada di area terminal bus pelabuhan Bakauheni untuk melakukan pemantauan."

"Tentunya, zona ini dikategorikan sebagai Zona B-1, di mana pengguna jasa yang tidak bertiket penyeberangan diperbolehkan berada di area tersebut sesuai peraturan PM yang berlaku. Jadi, bukan berada di zona terlarang," tandas dia.

Ia menambahkan, dalam peningkatan Tata kelola zonasi, ASDP akan menerapkan strategi dan implementasi yang terencana untuk memperbaiki situasi secara signifikan.

Baca Juga: Libur Sekolah, KAI Tebar Hadiah Gratis dan Diskon Menu Makanan di Kereta Api

Hal ini mencakup penanganan kendaraan dan logistik, layanan penumpang, serta pergerakan dan alur kendaraan di dalam pelabuhan serta peningkatan Infrastruktus yang merupakan modernisasi dan peningkatan infrastruktur pendukung.

Seperti jalan dan rambu-rambu untuk memastikan pergerakan yang lancar dan efisien di dalam pelabuhan.

Hal ini tentu akan mendukung efisiensi operasional dan kenyamanan pengguna jasa.

Baca Juga: Libur Sekolah, KAI Tebar Hadiah Gratis dan Diskon Menu Makanan di Kereta Api

Halaman:

Tags

Terkini