rilis-bumn

Direksi BRI Kembali Lakukan Aksi Borong Saham hingga Miliaran Rupiah

Sabtu, 22 Juni 2024 | 10:30 WIB
Jajaran direksi BRI memborong saham BBRI hingga milyaran rupiah. (Dok. BRI)

Terkait aksi borong saham BBRI tersebut, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa pembelian saham BBRI oleh direksi ini bersifat pribadi.

Baca Juga: BRI Tawarkan KPR Green Financing, Wujud Ketegasan Terhadap Komitmen Pada Ekonomi Hijau

“Tujuan transaksi untuk investasi,” imbuh Hendy.
Terkait prospek saham BBRI, Analis RHB Sekuritas juga menilai potensi kenaikan harga saham bakal lebih besar karena risikonya sudah diperhitungkan.

Hal tersebut dipaparkan oleh Analis RHB Sekuritas Andrey Wijaya, dan David Chong dalam riset yang dipublikasikan pada Selasa (11/6/2024).

Andrey dan David menyoroti perihal pencapaian kinerja bank pelat merah BBRI yang menarik, ia menyebut pertumbuhan tersebut merupakan yang tercepat di sektor ini.

Baca Juga: Sukses Kembangkan Usaha Berkat Pemberdayaan BRI, Peternak Kambing Ini Banjir Pembeli Dari Berbagai Daerah

“CoC 4M24 turun menjadi 3,7% (3M24; 3,8%), dengan ekspektasi akan turun di bawah 3% untuk sepanjang tahun.

"Rasio CASA dan LDR tetap stabil,” papar mereka dalam risetnya.

Laba empat bulan pertama tahun 2024 yang meningkat 4,5% tersebut juga sesuai dengan ekspektasi analis.

Baca Juga: Transformasi Besar Zialova Batik Sehingga Menjadi Produsen Fashion Lokal Favorit di Pekalongan Setelah Memanfaatkan KUR BRI

Setara dengan 28% dari perkiraan untuk di sepanjang tahun.

Atas dasar potensi yang amat menarik tersebut, RHB Sekuritas mempertahankan dan menegaskan rekomendasi Buy/Beli saham BBRI dengan target harga dapat mencapai Rp6.300/saham dengan potensi kenaikan 40%, sejalan dengan kinerja yang amat baik.

Di sisi lain, sebanyak 33 analis kompak merekomendasikan Buy, Beli saham BBRI berdasarkan konsensus Bloomberg.

Baca Juga: BRI Dukung Pemberdayaan Kelompok Usaha Kampung Rosella, Malang, Ini Kisah dan Perkembangannya Hingga Sekarang

Sementara tidak ada satupun analis rekomendasikan Sell.

Halaman:

Tags

Terkini