“Kami optimis dengan fundamental dan transformasi digital yang terus diperkuat, BSI mampu menghadapi dinamika serta memberikan pelayanan yang terbaik di industri syariah,” tegas Darmawan.
Bukan hanya BSI, anak perusahaan Bank Mandiri di bidang perbankan yaitu PT Bank Mandiri Taspen (Mantap) juga mencatatkan laba signifikan di kuartal pertama 2024.
Tercatat total laba bersih Bank Mantap tumbuh 10,1% menjadi Rp485 miliar berkat serangkaian inovasi digital dan pengembangan layanan kepada masyarakat.
Pertumbuhan Bank Mantap turut diikuti lewat pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK).
Baca Juga: Konsisten! Bank Mandiri Gelar Program Mandiri Sahabatku dan Kenalkan Fitur Livin’ di Seoul
Dengan pertumbuhan masing-masing 12,6% dan 12,1% secara tahunan atau YoY.
Adapun, pertumbuhan kredit Bank Mantap utamanya ditopang oleh kredit pensiunan yang meningkat 12,8% YoY mencapai Rp42,1 triliun per akhir Kuartal I-2024.
“Kontribusi yang signifikan dari Mandiri Group diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menciptakan nilai lebih dan manfaat positif bagi masyarakat,” terang Darmawan.
Baca Juga: Bank Mandiri Resmi Jual Tiket Konser Bruno Mars di Livin Sukha! Beli Sekarang Juga!
Dukungan Multifinance untuk Masyarakat
Selain perbankan, anak usaha Bank Mandiri di bidang multifinance ikut berkontribusi positif lewat pencapaian kinerja keuangan yang membaik.
PT Mandiri Tunas Finance (MTF) dan PT Mandiri Utama Finance (MUF) tercatat mampu menyumbang peningkatan aset Mandiri Group lewat pertumbuhan yang signifikan.
Baca Juga: Menyala Sejak Dini! Bank Mandiri Jual Tiket Timnas Garuda Asia di Ajang AFF U-16 via Livin’ Sukha
MTF sampai dengan akhir Maret 2024 membukukan total aset menembus Rp31,48 triliun dengan pertumbuhan 22,6% dari periode tahun sebelumnya yang sebesar Rp 25,67 triliun.