rilis-bumn

Bio Farma Dipercaya untuk Berbagi Ilmu kepada 10 Delegasi OIC Comstech 2024

Selasa, 2 Juli 2024 | 19:45 WIB
Bio Farma ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan RI untuk berbagi ilmu kepada 10 delegasi di OIC Comstech 2024 pada 4 sampai 12 Juli 2024. (Dok. Bio Farma)

Kabar BUMN - Direktur Produksi dan Rantai Pasokan Bio Farma, Iin Susanti, menghadiri acara Pembukaan Penerimaan Delegasi OIC Comstech Fellowship di Jakarta pada 1 Juli.

Bio Farma ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan RI sebagai salah satu fasilitas referensi bagi 10 delegasi OIC Comstech (Organization of Islamic Cooperation - Standing Committee for Scientific and Technological Cooperation) Fellowship Program.

Para delegasi akan mempelajari pengembangan dan produksi vaksin di Bio Farma Bandung dari 4 hingga 12 Juli 2024.

Baca Juga: DAMRI Berlakukan Tarif Spesial pada Layanan Royal Imperial Suites, Jakarta - Surabaya - Malang Mulai 400 Ribuan

Setelah pembukaan Workshop on Vaccine and Virology and Opening Ceremony 3rd batch of Indonesia – COMSTECTH Fellowship Program for Research and Advance Training in Virology and Vaccine Technologies yang digelar pada 1 Juli 2024, kegiatan dilanjutkan di Bio Farma pada 4 Juli 2023.

Bio Farma akan menerima 10 delegasi OIC Comstech yang berasal dari 9 negara yaitu, Kamerun, Mesir, Kazakhstan, Malaysia, Pakistan, Senegal, Somalia, Tanzania, dan Uganda.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya dalam sesi Workshop on Vaccine and Virology and Opening Ceremony 3rd batch of Indonesia – COMSTECH Fellowship Program menyampaikan tentang pentingnya meningkatkan akses terhadap produk farmasi dan produk bioteknologi.

Baca Juga: Masih Ada Waktu! Begini Syarat dan Ketentuan Ikut Daily Quiz dari KAI untuk Menangkan Merchandise Menarik

“Ketika menghadapi masa pandemi, kita belajar bahwa kita perlu fokus untuk menutup kesenjangan yang disebabkan oleh minimnya produsen vaksin di dunia agar dapat meningkatkan akses produk vaksin," tutur Budi.

"Hal tersebut menjadi prioritas guna menghadapi kemungkinan terburuk yang dapat terjadi, yaitu pandemi baru."

"Dengan adanya program ini, kami harap delegasi dapat mempelajari ilmu-ilmu yang diperlukan guna menciptakan bibit-bibit baru industri kesehatan sehingga seluruh manusia dimanapun berada dapat meraih haknya untuk tetap sehat,” Papar Budi.

Baca Juga: Hutama Karya Gencarkan Sosialisasi Penyesuaian Tarif Tol Binjai - Stabat dan Penetapan Tarif Tol Stabat - Tanjung Pura

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya menyampaikan bahwa merupakan suatu kehormatan bagi Bio Farma dapat kembali menyambut delegasi dari berbagai negara OIC, untuk berdiskusi dalam hal penelitian dan pengembangan vaksin, dan juga dalam produksi bioteknologi.

Selain itu, program fellowship ini merupakan komitmen Bio Farma dalam mendukung program Kementerian Kesehatan sebagai Center of Excellence (CoE) produk bioteknologi dan vaksin bagi negara-negara OKI dalam membangun kemandirian dalam produksi vaksin.

“Ini merupakan tahun ke-3 Bio Farma menerima delegasi dari OIC Comstech Fellowship Program," ujar Shadiq.

Halaman:

Tags

Terkini