Selain itu, kinerja positif juga didukung program pengendalian biaya melalui langkah efisiensi yang ditunjukkan dengan operating ratio 65,78% lebih rendah dibanding 2022 sebesar 66,89%.
Selanjutnya, di tahun 2023, ASDP juga berhasil membukukan nilai EBITDA positif sebesar Rp1,08 triliun.
Pada tahun lalu, ASDP berhasil mendapatkan rating dari Pefindo dengan peringkat AA+ untuk kinerja keuangan tahun 2022 dengan outlook stabil, dimana idAA+ itu untuk tingkat sehat BUMN yang setara dengan AAA atau sangat sehat.
Lalu, untuk kinerja 2023 audited juga mendapatkan peringkat AA++ atau dinyatakan sehat, dari pihak kantor akuntan publik.
Shelvy Arifin menambahkan sebagai BUMN, ASDP telah berkontribusi bagi peningkatan sektor pariwisata di daerah-daerah termasuk 3T melalui keberadaan pelabuhan dan kapal penyeberangan, yang menghubungkan wilayah-wilayah tersebut.
"Kehadiran ASDP dalam mendukung konektivitas di wilayah 3T merupakan bentuk komitmen ASDP dalam rangka mendukung program pemerintah dalam memudahkan akses memajukan pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui adanya peluang ekonomi baru hingga mengangkat ragam kekayaan budaya setempat," tuturnya.
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 70% dari total lintasan melayani lintasan perintis di daerah 3T.
Tentunya, hadirnya layanan perintis ASDP di sejumlah wilayah 3T turut mendorong pertumbuhan ekonomi di masing-masing wilayah.***