Pada bidang pendidikan, program ini akan memberikan sosialisasi anti narkoba tahap kedua, revitalisasi ruang Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), dan pelatihan keterampilan MS Office bersertifikat.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Kuliner Khas Betawi yang Wajib Kamu Coba Saat Berkunjung ke Jakarta
Kesemua ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan berharga bagi warga binaan yang dapat mereka gunakan setelah selesai masa tahanan.
Selain dihadiri perwakilan 13 BUMN kolaborator, acara peluncuran program ini dihadiri oleh Edi Eko Cahyono, Asisten Deputi Bidang TJSL Kementerian BUMN; R. Andika Dwi Prasetya, Kepala Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta: dan Enget Pulungan Prayer Manik, Kepala Lapas Cipinang.
Dalam sambutannya, Edi Eko Cahyono mengatakan program ini adalah bukti nyata dari tanggung jawab sosial BUMN.
Baca Juga: Incar Blok Baru, PT Pertamina Internasional EP Ekspansi ke Timur Tengah
“Ini adalah wujud komitmen BUMN menciptakan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kita dapat membuka peluang baru dan memberikan harapan bagi warga binaan,” ujar Edi.
Memperkuat penjelasan Edi tersebut, Tumpang Muhammad menyampaikan bahwa kolaborasi ini pun juga dapat menumbuhkan semangat perubahan positif pada warga binaan dan dapat mendorong mereka untuk berkontribusi kembali ke masyarakat.
“Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan di tahun berikutnya, jadi tidak berhenti sampai di sini saja. Hal ini karena diyakini dapat menciptakan lingkungan yang lebih positif bagi warga binaan dan dapat menjadi pemacu transformasi yang berkelanjutan untuk warga binaan di Lapas Cipinang,” tutup Tumpang.***