rilis-bumn

Rampung 100 Persen, Kini Dua Ruas di Tol Kutepat Dapat Hubungkan Sejumlah Wilayah di Sumatra Utara

Senin, 8 Juli 2024 | 16:30 WIB
Progres konstruksi dua ruas di Tol Kutepat Rampung 100 persen. (DOK.PT Hutama Marga Waskita (Humawas))

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan bahwa kehadiran ruas tol yang menghubungkan ke berbagai ruas JTTS terutama Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat merupakan hal positif yang harus didukung oleh pemerintah setempat.

Baca Juga: Izin Investasi CEOR Minas Disetujui, PHR Siap Tancap Gas Tingkatkan Produksi Blok Rokan

Pasalnya, lanjut dia, hal tersebut dapat meningkatkan percepatan dan menekan biaya logistik sehingga perekonomian di berbagai daerah dapat tumbuh dengan baik.

Begitu juga dengan pariwisata Danau Toba yang diharapkan dapat semakin meningkatkan jumlah kunjungan baik dari wisatawan lokal maupun mancanegara sehingga berdampak baik terhadap peningkatan devisa bagi kabupaten- kabupaten penyangga.

"Ruas Kutepat sangat membantu sekali terhadap pertumbuhan perekonomian di Sumatra Utara.

Baca Juga: Perlu Dicoba! Hanya Berjarak Satu Jam dari Surabaya, Kuliner Bangkalan Ini Berbeda dengan Kuliner Jawa Timur Lainny

"Sehingga pertumbuhan ekonomi tidak hanya berfokus pada Kota Medan saja akan tetapi di daerah lain juga mendapatkan pemerataan perekonomian," ujar Gunawan.

Ia menambahkan, apalagi Ruas Tol Kutepat ini terhubung menuju Pelabuhan Kuala Tanjung dan objek wisata super prioritas pemerintah yakni Danau Toba yang dapat menjadi gerbang utama pertumbuhan ekonomi di Sumut.

Gunawan juga berharap agar pembangunan jalan tol ini jangan sampai dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya lanjutan dari pemerintah karena pada dasarnya perekonomian dapat tumbuh secara merata jika berbagai stakeholder bersama-sama ikut turut serta.

Baca Juga: Dorong Kesadaran Peduli Lingkungan, Elnusa Gelar Gerakan Bersih Pantai dan Laut di Indramayu

Mulai dari membangun dan mempromosikan kemudahan investasi, menciptakan iklim bisnis mumpuni yang bisa diterima para investor baik lokal maupun asing, dan membangun kelas pelayanan perhotelan sehingga tercipta pertumbuhan ekonomi bukan hanya dari industri manufaktur namun juga di bidang pariwisata kedepannya.

Hamawas menghimbau kepada pengguna jalan agar dapat mematuhi rambu batas kecepatan yang telah ditentukan serta tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.

Pengguna jalan juga agar senantiasa mengecek kondisi kendaraan sebelum mengemudi, memastikan kondisi dalam keadaan prima dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk serta selalu mengutamakan keselamatan.

Baca Juga: 10 Museum Terbaik di Malang, Destinasi Wisata Edukasi yang Harus Dikunjungi

Salam SETUJU, Selamat Sampai Tujuan.***

Halaman:

Tags

Terkini