rilis-bumn

Perkokoh Empat Tahun Transformasi Organisasi, Pertamina Gelar AKHLAK Fest 2024

Selasa, 9 Juli 2024 | 16:00 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir, Komisaris Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati melakukan simbolis 4 Tahun Pertamina AKHLAK Fest 2024 di Istora Senayan (9/7) (DOK.PT Pertamina (Persero))

Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) menggelar AKHLAK Fest 2024 untuk memperkokoh transformasi perusahaan yang sudah dijalankan dalam 4 (empat) tahun terakhir.

AKHLAK Fest 2024 dipusatkan di Istora Senayan, Jakarta pada hari Selasa, 9 Juli.

Hadir dalam gelaran ini yaitu Menteri BUMN Erick Thohir, Komisaris Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati serta ribuan Perwira Pertamina.

Baca Juga: BUMN Sawit Indonesia dan Malaysia Jalin Kerja Sama Pemanfaatan EBT Wujudkan Net Zero Carbon

AKHLAK Fest 2024 akan terus memperkuat budaya kerja AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adatif, Kolaboratif) yang telah menjadi landasan kuat dalam transformasi Pertamina menuju perusahaan energi kelas dunia.

Pada kesempatan ini, Erick mengapresiasi digelarnya acara Pertamina AKHLAK Fest 2024.

Ia juga menyebut Pertamina sebagai salah satu perusahaan yang konsisten membangun AKHLAK.

Baca Juga: Mandiri Indonesia Open 2024, Turnamen Golf Bergengsi Kembali Hadir dengan Semangat Baru

“Saya sudah mungkin saya datang sudah dua atau tiga kali ke acara AKHLAK Pertamina,” ujarnya.

Erick juga berharap kepada seluruh Perwira Pertamina agar AKHLAK tidak semata dijadikan jargon, melainkan diterapkan dalam aktivitas keseharian.

“Dan saya lihat transformasi yang terjadi di Pertamina juga saya sudah lihat bagaimana people transformation-nya juga terasa,” pungkasnya.

Baca Juga: Bulan Bakti Sambut HUT ke-48 PT Timah, Warga Kabupaten Barat Antusias Ikut Khitanan Massal

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan nilai-nilai AKHLAK harus terus diinternalisasi di dalam perusahaan agar Pertamina bisa terus memberikan kontribusi yang efisien bagi masa depan yang lebih baik.

“Kita harus ingat bahwa sebagai perusahaan energi, kita ingin menjadi katalis dari pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jadi kalau pertumbuhan ekonominya itu 7%, maka kita harus bisa mem-provide energi 1,8 kalinya atau 2 kalinya,” ujar Nicke.

Halaman:

Tags

Terkini