Kabar BUMN - Fraksi Gerindra menyetujui pengajuan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2025 sebesar Rp44 triliun.
Wakil Ketua IV dari Fraksi Gerindra Mohamad Hekal mengatakan, lampu hijau dari Gerindra tak lepas dari pencapaian apik BUMN di bawah kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir dalam beberapa tahun terakhir.
Mohamad Hekal mengungkapkan hal tersebut saat rapat kerja dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Gedung DPR, Jakarta, pada hari Rabu (10/7/2024).
"Kami bangga walau banyak kritik dengan PMN tapi dividennya telah berkontribusi melebihi apa yg kita gunakan kembali dalam PMN."
"Mudah-mudahan PMN yang kita tanam sekarang akan membuahkan hasil di periode yang akan datang," ujar Hekal.
Hekal menyampaikan Fraksi Partai Gerindra melihat secara umum apa yang diusulkan BUMN semuanya menyangkut hajat hidup orang banyak.
Baca Juga: Pesona Destinasi Wisata Tebing Breksi, Terbentuk dari Endapan Abu Letusan Gunung Api Nglanggeran
Ia mencontohkan PMN untuk sektor industri, transportasi, ketahanan pangan, ketahanan negara, industri obat-obatan pengembangan usaha masyarakat kecil untuk mendukung program KUR, hingga infrastruktur yang dibangun BUMN karya.
Hekal menyebut memang BUMN belum sempurna.
Namun, fraksi Gerindra mendukung upaya presiden terpilih Prabowo Subianto dengan meningkatkan pembangunan yang maba salah satunya melalui BUMN.
"Ini sudah di arah yang benar, apa yang diusulkan Menteri BUMN sudah di jalan yang benar, jadi Fraksi Partai gerindra bisa menyetujui PMN sebesar Rp 44 triliun," kata Hekal.***