rilis-bumn

Jauh Lebih Hemat dan Cepat, Nelayan Tapanuli Tengah Kini Gunakan Listrik dari SPLU PLN di Tempat Pelelangan Ikan

Sabtu, 13 Juli 2024 | 14:45 WIB
Srikandi PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga saat memastikan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dalam kondisi prima. (Dok. PLN)

Kabar BUMN – PT PLN (Persero) sukses melaksanakan program Electrifying Marine di Tapanuli Tengah.

Melalui bantuan penyediaan 4 unit Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU), PLN berhasil memberikan penghematan bagi nelayan di Tapanuli Tengah.

Inovasi PLN ini berhasil menghemat biaya operasional melaut para nelayan hingga 70 persen.

Baca Juga: Menang Meyakinkan 3-0 Atas Jakarta BIN, Jakarta Electric PLN Kunci Tiket Grand Final Proliga 2024

Electrifying Marine adalah penggunaan atau peralihan pemanfaatan listrik untuk kegiatan operasional di bidang maritim, salah satunya dengan menggunakan SPLU.

Melalui program ini membuat nelayan bisa mempercepat proses bongkar muat hasil laut kapal nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Sebelum adanya SPLU, proses bongkar muat ikan dengan kebutuhan waktu kurang lebih 2 jam harus menyalakan mesin yang memerlukan penggunaan bahan bakar untuk penerangan.

Baca Juga: PLN Kolaborasi dengan Pemda Banyumas Manfaatkan Sampah untuk Co-firing PLTU

Hutagalung, salah satu pemilik kapal nelayan mengaku bersyukur dengan adanya bantuan SPLU dari PLN.

"Setelah menggunakan SPLU, kami tidak perlu menyalakan mesin karena tinggal colok saja untuk penerangan kapal selama proses bongkar muat ikan.

"Sehingga dapat menekan biaya operasional untuk membeli bahan bakar.

Baca Juga: Selangkah Menuju Grand Final Proliga 2024, Jakarta Electric PLN Kembali Tumbangkan Popsivo!

"Penggunaan SPLU terbukti dapat menurunkan biaya operasional hingga 70 persen,” ungkap Hutagalung.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, program Electrifying Marine PLN merupakan bentuk komitmen PLN dalam meningkatkan produktivitas di sektor maritim.

Halaman:

Tags

Terkini