rilis-bumn

Pertamina Usung Desa Energi Berdikari pada Gelar Teknologi Tepat Guna Kemendes PDTT

Kamis, 18 Juli 2024 | 06:30 WIB
Ivanovich Agusta Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa PDTT 2 mengapresiasi program Desa Energi Berdikari Pertamina, pada acara Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara ke-25, di Lombok (14-17 Juli). (DOK.PT Pertamina (Persero))

Dalam pengelolaannya, Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit IV Cilacap, memberikan kepercayaan kepada masyarakat lokal sehingga operasional DEB bisa berkelanjutan.

Baca Juga: 1 Bulan Gratis, Tarif Tol Bangkinang - XIII Koto Kampar Segera Ditetapkan

Dusun Bondan pun ditetapkan sebagai Desa Mandiri Energi (DME) pada 2019, 2020 dan 2021 dari Dinas ESDM Jawa Tengah serta berbagai penghargaan lain.

Secara nasional, imbuh Fadjar, Pertamina telah mengembangkan DEB di 85 titik di seluruh Indonesia.

Pertamina mengembangkan energi bersih dengan memanfaatkan 5 jenis energi terbarukan.

Baca Juga: Sang Hyang Seri dan Induk KUD Jalin Mitra Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kelima energi tersebut yakni pembangkit listrik tenaga surya, gas metana dan biogas, mikro hidro, biodiesel serta energi hybrid dari energi surya dan angin.

Hingga akhir tahun 2023, program DEB telah menghasilkan energi terbarukan sebanyak 324.039 Wp (tenaga surya), 609.000 m3/tahun (gas metana), 16.500 Wp (Hybrid/Matahari & Angin), 28.000 Watt (mikro hidro) dan 6.500 L/tahun (biodiesel).

Setiap tahun, Program DEB Pertamina berhasil menurunkan karbon emisi sebesar 729.127 ton Co2eq.

Baca Juga: Sungai-Sungai yang Banyak Dituju Orang untuk Wisata Air di Yogyakarta, Nomor Dua Populer Setelah Jadi Lokasi Syuting

"Program DEB akan terus dikembangkan di desa-desa dan harapannya semakin banyak desa bisa mandiri secara energi, dan berdampak pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakatnya,” tandas Fadjar.***

Halaman:

Tags

Terkini