rilis-bumn

ITDC Gelar FGD "Konektivitas Penerbangan Lombok" untuk Menarik Lebih Banyak Wisatawan Mancanegara

Kamis, 18 Juli 2024 | 16:30 WIB
ITDC bersama PT Angkasa Pura I Bandara Lombok dan Pemprov NTB menggelar FGD sebagai upaya meningkatkan konektivitas penerbangan dan menarik wisatawan mancanegara ke Lombok. (Dok. ITDC)

Strategi pengembangan pariwisata juga ditekankan, meliputi demand creation melalui kolaborasi, membangun jaringan dan kebijakan untuk mempercepat kunjungan wisatawan.

Kemudian perumusan bundling tiket MotoGPTM, hotel, dan transportasi serta program tiket yang bisa dijual oleh asosiasi pariwisata NTB.

Selain itu, regulasi harga batas atas untuk akomodasi juga diusulkan untuk memastikan kenyamanan dan keterjangkauan bagi wisatawan.

Baca Juga: Habiskan Akhir Pekan di Ranukamba Park, Wisata Baru Akses Mudah dengan Sajian Keindahan Alam Telaga Menjer

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB Lalu M. Faozal mengatakan,

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan aksesibilitas udara ke Lombok, sebagai langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di NTB."

"Melalui FGD ini, kami berharap dapat merumuskan strategi baru yang akan memperkuat konektivitas penerbangan dan mendukung visi pembangunan berkelanjutan Lombok secara umum dan kawasan The Mandalika sebagai destinasi utama," sebut Faozal.

Baca Juga: Pertama di Dunia, PT Bukit Asam Bersama BRIN Luncurkan Proyek Percontohan Konversi Batu Bara Menjadi Artificial Graphite dan Anode Sheet

Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid Barata Singgih Riwahono mengatakan Bandar Udara Zainuddin Abdul Madjid atau Lombok International Airport (LIA) adalah pintu gerbang udara utama bagi Pulau Lombok dan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika.

"Kami siap untuk melayani tambahan penerbangan, termasuk dari Australia yang memiliki potensi besar. Pada tahun 2023, sudah ada peningkatan jumlah penumpang, dan rute baru telah dibuka dari Kuala Lumpur, Sumbawa, Makassar, dan Balikpapan," katanya.

"Namun, tantangan terbesar adalah mengaktifkan kembali penerbangan langsung dari Australia.”

Baca Juga: SPJM Permudah Pelanggan Mengakses Layanan Jasa Maritim dengan Luncurkan Call Center 081153507878

Peningkatan konektivitas dan jumlah wisatawan ke Lombok, dengan upaya menambah penerbangan dari Australia, terutama Perth, mengingat tingginya minat pada tahun 2018.

Selain itu, ada rencana untuk membuka rute dari Thailand, India, dan China guna memperluas aksesibilitas.

Negara-negara yang paling banyak mengirim wisatawan ke Lombok adalah Malaysia, Australia, Jerman, Singapura, Prancis, Belanda, USA, UK, Korea Selatan, dan Spanyol.

Halaman:

Tags

Terkini