"Melalui perayaan ini, kami ingin mengkampanyekan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan waktu bermain bagi anak-anak."
"Harapan kami, dengan adanya kampanye ini, anak-anak dapat merasakan kebebasan berekspresi dan mendapatkan dukungan penuh untuk perkembangan mereka."
"Langkah ini diharapkan dapat memastikan bahwa setiap anak di Indonesia mendapatkan kesempatan yang adil untuk tumbuh dan berkembang secara optimal," ujarnya.
Ibu Bupati Kab. Lombok Tengah, Ny. Baiq Nurul Aini Pathul Bahri menyatakan, “Melalui perayaan Hari Anak Nasional, kami fokus pada penurunan angka stunting dan pernikahan anak."
"Di Kabupaten Lombok Tengah, angka stunting mencapai 13,34% pada akhir 2023, sementara angka pernikahan anak di bawah usia 18 tahun mencapai 6.92%."
"Kami berkomitmen untuk menekan angka tersebut dengan mendukung program perpustakaan keliling bersama Mandalika Child Learning Center, yang dikelola oleh ITDC dan Yayasan Gugah Nurani Indonesia.”
Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan literasi anak, tetapi juga memberikan edukasi kepada orang tua mengenai ilmu parenting.
Kami berharap dapat selalu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan generasi yang lebih kuat, lebih kompetitif dan selalu siap menghadapi masa depan.
Perayaan ini terbagi menjadi 6 sub bab tema, menekankan perlindungan dan pemberdayaan anak dalam berbagai aspek kehidupan.
Enam sub bab tersebut yaitu:
- Edukasi tentang penggunaan internet yang aman dan bijak
- Mendorong anak-anak untuk menyuarakan pendapat dalam pembangunan bangsa
- Menanamkan nilai-nilai Pancasila
- Mendorong keberanian anak untuk memimpin dan menyampaikan aspirasi,
- Memberikan panduan pengasuhan di era digital
- Memperjuangkan hak-hak anak untuk hidup bebas dari kekerasan, perkawinan dini, dan eksploitasi
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi anak-anak dan orang tua, serta menginspirasi masyarakat luas untuk terus melindungi dan mendukung anak-anak Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.