Kabar BUMN – Bank Mandiri memiliki komitmen kuat dalam menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di lingkungan kerja.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan dengan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Baru-baru ini, Bank Mandiri menambah satu unit SPKLU di kantor pusat yang memiliki 2 nozzle pengisian baterai.
Baca Juga: Bank Mandiri Catat Penyaluran KUR tembus Rp19,33 Triliun per Juni 2024
Fasilitas terbaru ini tersedia di area parkir kantor pusat Plaza Mandiri.
SPKLU yang dipasang adalah mesin pengisian daya super cepat atau ultra fast charging berdaya 100 Kilowatt (Kw), yang dapat mengisi daya untuk 2 mobil secara bersamaan.
Senior Vice President Corporate Real Estate Bank Mandiri Koga Husin mengatakan stasiun ini dapat digunakan oleh nasabah, publik, dan pegawai.
Baca Juga: Bank Mandiri Kembali Ditunjuk Sebagai Bank Pembayaran KSEI dan Bank Administrator RDN
Menurutnya, penambahan SPKLU ini merupakan dukungan Bank Mandiri terhadap kebijakan pemerintah untuk mengakselerasi penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).
“Tentunya penambahan SPKLU ini mendorong ekosistem KBLBB di Indonesia, di mana 1 unit SPKLU memiliki potensi pengurangan emisi sekitar 13.000 KgCO2eq per tahunnya dibandingkan penggunaan bahan bakar fosil,” ujar Koga di Jakarta pada Rabu (24/7).
Lanjut Koga, penyediaan SPKLU teranyar ini diwujudkan melalui kerja sama dengan Voltron yang merupakan perusahaan SPKLU pionir di Tanah Air yang juga termasuk salah satu penyedia pengisian daya kendaraan listrik dengan jaringan terbesar.
“Pengadaan SPKLU ini juga sejalan dengan visi Bank Mandiri yakni ‘Becoming Indonesia’s Sustainability Champion’.
“Tepatnya didukung pada pilar Sustainable Operations dengan target untuk mencapai Net Zero Emissions pada operasional di tahun 2030,” papar Koga.