Skor Pertamina per 1 Desember 2023 menjadi 20,7 (Medium Risk), naik dari sebelumnya 22,1 (Medium Risk).
Skor Sustainalytics yang lebih rendah mencerminkan tingkat risiko yang lebih baik.
“Pengakuan dunia merupakan buah dari kerja keras di semua lini bisnis perusahaan yang berhasil mengatasi berbagai tantangan di tengah dinamika global yang tidak menentu dan terus melakukan terobosan di era transisi energi,” pungkas Fadjar.
Berada di peringkat 165, Pertamina masuk kembali dalam daftar Fortune 500 Global, menegaskan posisinya sebagai BUMN dan perusahaan energi terkemuka di Indonesia. (Dok. Pertamina)
***