Salah satu inovasi unggulan adalah Port Community Card, kartu debit yang digunakan untuk pembayaran jasa pelabuhan.
Tercatat, hingga Juni 2024, sebanyak lebih dari 590 kartu telah diterbitkan untuk mendukung transaksi perbankan dalam ekosistem Pelindo.
Selain itu, kemitraan ini juga diwujudkan melalui Kartu Mandiri e-Money co-Branding, yang berfungsi sebagai Kartu Single Truck Identification Data (STID) untuk identifikasi kendaraan logistik di pelabuhan milik Pelindo.
Penyediaan kartu Mandiri e-Money co-Branding STID diharapkan semakin mempermudah akses untuk operasi logistik, dengan 25.000 kartu yang telah diterbitkan hingga saat ini.
Baca Juga: Cegah Pencemaran Lingkungan, Bank Mandiri Sediakan Reverse Vending Machine
Sementara itu, Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono mengatakan, pihaknya berharap lewat kerja sama ini, upaya integrasi pelabuhan dan kawasan industri dapat terkoneksi dengan maksimal.
“Karena kami meyakini, industri ini yang akan menciptakan kemakmuran secara riil.
"Industrialisasi yang berbasis local resources dan mampu mempercepat pertumbuhan di seluruh sektor,” ujar Arif.
Baca Juga: Konsisten Inovasi, Bank Mandiri Dominasi Pasar dengan Solusi Cash Management
Kedua pihak optimis, sinergi antara Bank Mandiri dan Pelindo diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan infrastruktur di Indonesia.
Dengan demikian, kerjasama ini diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi kedua belah pihak dan meningkatkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kerja sama jangka panjang ini merupakan bukti nyata komitmen kedua perusahaan dalam menghadirkan solusi terbaik bagi para pemangku kepentingan.
"Melalui inisiatif-inisiatif strategis yang inovatif dan berkelanjutan, Bank Mandiri dan Pelindo siap menghadapi tantangan masa depan dan terus berkontribusi pada kemajuan ekonomi serta pengembangan infrastruktur di Tanah Air,” pungkas Darmawan.***