rilis-bumn

Listrik Hijau PLN Dongkrak Produksi Tambak Udang di Sulsel

Minggu, 11 Agustus 2024 | 09:00 WIB
Program Electrifying Agriculture (EA) dari PT PLN (Persero) sukses membantu usaha tambak udang vaname di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan dalam menghemat biaya operasional Rp15,8 juta per bulan. (Dok. PLN)

REC adalah jawaban PLN untuk melakukan dekarbonisasi di sektor industri, bisnis bahkan UMKM.

"Seluruh dunia sedang berderap menuju transisi energi. REC menjadi salah satu jawaban kami untuk komunitas global yang menyaratkan listrik rendah emisi dari sejak proses produksi," imbuhnya.

Dalam kesempatan terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Budiono berharap program EA bisa semakin masif menyasar ke seluruh petani.

Baca Juga: Bio Farma Hadir di Festival LIKE 2 KLHK, Langkah Nyata untuk Kelestarian Lingkungan

Sehingga program ini dapat meningkatkan produktivitas yang akan berdampak pada kesejahteraan para petani.

“Mudah-mudahan dengan sarana ini ekonomi Indonesia semakin kuat dan taraf hidup khususnya untuk para petani, peternak, petambak semakin baik. Kita bantu petani dengan energi listrik yang lebih andal dan bersih,” ujarnya.

Budiono menambahkan, program ini juga bertujuan menciptakan Creating Shared Value (CSV) bagi masyarakat dan lingkungan melalui inovasi teknologi kelistrikan.

Baca Juga: Bangunan-bangunan Peninggalan Kolonial yang Masih Berdiri Kokoh di Indonesia, Saksi Bisu yang Penuh Sejarah

Petugas PLN bersama pemilik tambak udang, Sardi tengah melakukan peninjauan jaringan listrik yang menyuplai tambak udang vaname di Kabupaten Takalar. (Dok. PLN)

Ia bersyukur, hingga Juli 2024, jumlah pelanggan Program EA di Sulselrabar telah mencapai 3.350 pelanggan dengan total daya tersambung sebesar 188.685 kVA.

"Program EA juga menjadi bagian dari langkah strategis perseroan dalam upaya mendorong perekonomian melalui sektor ketenagalistrikan," pungkas Budiono.***

Halaman:

Tags

Terkini