Kabar BUMN - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mendorong aspek inklusivitas di seluruh lingkungan kerjanya, dengan menggelar Kick-Off Program 2024.
Mengusung tema "Empowered by Pertiwi, United in Diversity", kegiatan ini diselenggarakan melalui Komunitas Perempuan Pertamina Tangguh Inspiratif Wibawa Integritas (PERTIWI) Subholding Upstream (SHU).
Kegiatan ini berlangsung di Lantai 15, PHE Tower, Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2024).
Baca Juga: Lamar Hari Ini! Lowongan Magang Staff IT FHCI BUMN Penempatan Jakarta Selatan
PERTIWI SHU merupakan komunitas pekerja PHE yang bertujuan untuk menggaungkan aspek inklusivitas, khususnya di bidang kesetaraan gender dalam bisnis dan kepemimpinan di PHE.
Para anggotanya tidak terbatas pada pekerja wanita, tetapi juga pekerja pria yang mendukung inklusi gender di dalam perusahaan.
Tahun ini, PERTIWI SHU memperkenalkan beberapa program yang berfokus pada kesejahteraan serta kesehatan bagi para pekerja di ruang lingkup Subholding Upstream.
Program-program yang didorong oleh PERTIWI SHU dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif, mendukung keseimbangan kehidupan kerja, dan memperkuat peran perempuan dalam kepemimpinan.
Direktur Sumber Daya Manusia PHE Whisnu Bahriansyah mengatakan bahwa hadirnya PERTIWI SHU ini adalah salah satu Implementasi ESG di Pertamina.
“Alhamdulillah kita hari ini melakukan Kick-Off Program PERTIWI di SHU. Ini adalah salah satu implementasi ESG di Pertamina yaitu Kesetaraan, Equality dan Inklusivitas. Kedepannya ini adalah sesuatu yang harus ditingkatkan,” pungkas Whisnu.
Baca Juga: Simak! Ini Harga Pertamax di Berbagai Daerah setelah Kenaikan per 10 Agustus 2024
Di kesempatan yang sama, Direktur Manajemen Risiko PHE yang sekaligus juga Ketua Komunitas PERTIWI SHU Mery Luciawaty menyampaikan bahwa tujuan dari adanya Pertiwi SHU ini adalah bagian dari pengembangan pekerja perempuan di Pertamina khususnya di Subholding Upstream.
“PERTIWI SHU ini memang tujuannya adalah kita ingin mempersiapkan pengembangan dari pekerja perempuan menuju leadership level, kemudian kita memastikan tingkat kesehatan dari fisik dan mental dari para pekerja perempuan kita.