Kabar BUMN - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat perannya sebagai Agent of Development melalui proyek strategis Bakauheni Harbour City (BHC).
BHC diharapkan menjadi destinasi pariwisata terintegrasi sekaligus pusat ekonomi baru di sekitar wilayah pelabuhan.
Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menyampaikan, pengembangan BHC mengintegrasikan sektor pariwisata, pelabuhan, dan hiburan, yang bertujuan menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Jadi Perusahaan Penyeberangan Terbesar Dunia, ASDP Siap Jaga Ketahanan Nasional
Bahkan, pengembangan kawasan BHC sebagai wisata bahari di tanah air juga akan terkoneksi dengan jalur pariwisata domestik di Pulau Sumatera, khususnya di wilayah Provinsi Lampung.
Diungkapkan Shelvy, pengembangan kawasan BHC menjadi salah satu target perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah dan nasional, yang dapat terealisasi pada era kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, "Potensi luar biasa yang dimiliki Bakauheni perlu terus dikembangkan.”
“Investasi yang telah kita tanamkan dalam pembangunan ini memerlukan dukungan dari pemerintah daerah serta masyarakat agar proyek ini dapat berjalan dengan lancar," tuturnya beberapa waktu lalu.
Menteri Erick menekankan pentingnya proyek BHC sebagai ekosistem yang berkelanjutan dalam mendukung UMKM dan melestarikan budaya Lampung.
"Saya berharap proyek BHC ini dapat menjadi sebuah ekosistem berkelanjutan, terutama dalam mendukung UMKM dan budaya Lampung," tambahnya.
Baca Juga: Pengguna Aktif Ferizy Capai 2,38 Juta, ASDP Terus Tingkatkan Digitalisasi Tiket Online
Hingga Agustus 2024, data mencatat total pengunjung Siger Park sebanyak 117.168 unit kendaraan dengan rincian 48.068 unit motor dan 69.100 unit mobil.
Jumlah unit kendaraan roda dua dan roda empat tertinggi ada pada bulan April masing-masing sebanyak 19.940 unit roda dua dan 20.945 kendaraan roda empat.