Kabar BUMN – PT PLN (Persero) menghadirkan layanan Renewable Energy Certificate (REC) sebagai salah satu upaya mendukung penggunaan energi ramah lingkungan.
Upaya ini semakin menunjukkan hasil dengan terus bertambahnya pelanggan REC.
Terbaru, PLN menyediakan 275 unit REC untuk perusahaan pertambangan emas PT Agincourt Resources.
Baca Juga: Lewat Relawan Bakti BUMN, PLN Beri Pelatihan UMKM dan Giatkan Budaya Khas Jembrana, Bali
Jumlah tersebut setara 275 Megawatt hour listrik Energi Baru Terbarukan (EBT).
Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan jual beli antara PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara dengan PT Agincourt Resources di Medan pada Selasa (13/8).
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, kerja sama ini menjadi bukti nyata kolaborasi PLN dengan para pelaku industri untuk mendukung transisi energi bersih di Tanah Air.
Penjualan REC ini tidak hanya menunjukkan komitmen PLN dalam mendukung energi hijau, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai mitra utama dalam mewujudkan industri yang ramah lingkungan atau green industry di Indonesia.
“PLN berkomitmen penuh untuk mendukung daya saing industri nasional dengan mendorong penggunaan energi bersih yang ramah lingkungan.
"Kami menghadirkan opsi layanan listrik hijau 100% yang dipasok oleh pembangkit berbasis EBT kami melalui REC,” kata Darmawan.
Baca Juga: Upacara HUT Ke-79 RI di IKN Berlangsung Khidmat, Listrik PLN Aman Tanpa Kedip
Darmawan juga menyampaikan, REC merupakan bentuk layanan PLN yang memudahkan pelanggan untuk mendapatkan pengakuan atas penggunaan EBT yang transparan, akuntabel, dan diakui secara internasional.
“Setiap sertifikat REC membuktikan bahwa listrik yang digunakan pelanggan berasal dari pembangkit EBT.