Kabar BUMN - Dalam peringatan satu dekade penugasan oleh Pemerintah, PT Hutama Karya (Persero) telah sukses membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang 960 km.
Keseriusan dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur nasional semakin terlihat dengan dimulainya proyek JTTS Tahap II.
Pembangunan ini mencakup dua ruas jalan tol baru yang akan memperkuat konektivitas di Sumatera.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan informasi penting terkait proyek ini.
Ruas jalan tol pertama adalah Betung (Sp. Sekayu) – Tempino – Jambi Seksi 1A (Betung – Tungkal Jaya) dengan panjang 30,7 km. Selain itu, ruas kedua yang dibangun adalah Seksi 4 (Interchange Tempino - Interchange Ness) sepanjang 18,5 km.
Pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen Hutama Karya untuk terus mendukung pengembangan infrastruktur di Indonesia.
Baca Juga: Tersedia Posisi Account Officer (AO) di PT MUM, Pendaftaran Dibuka Hanya Sampai Akhir Agustus 2024
“Dengan bertambahnya dua ruas konstruksi ini maka urgensi pengembangan jalan tol ini akan mendukung terkoneksinya ruas-ruas backbone yang mengarahkan dari Sumatra Selatan menuju Riau hingga Jambi," kata Adjib.
"Sehingga akan memperkuat arus mobilitas baru. Pembangunan tol ini juga mendukung keberlanjutan Tahap II yang telah terlebih dahulu dimulai melalui Pembangunan Junction Pekanbaru – Bypass Pekanbaru,” ujar Adjib.
Lebih lanjut, Adjib menjelaskan pembangunan kedua proyek ini telah dimulai sejak akhir Juni lalu, dan ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2025 jika tidak mengalami hambatan dalam proses pengadaan lahan.
Baca Juga: Pameran Surakusuma Mangkunegaran Art Garden: Nikmati Keajaiban Seni, Pesan Tiketmu Sekarang!
Hingga akhir Juli 2024, progres konstruksi Jalan Tol Seksi 1A Betung – Tungkal Jaya sebesar 2,31% dengan progres pengadaan lahan mencapai 19,88%.
Pada periode yang sama, progres fisik Jalan Tol Seksi 4 IC Tempino – IC Ness mencapai 13,4% dengan progres pengadaan lahan sebesar 98,02%.