rilis-bumn

Peduli Ekonomi Inklusif, Dirut PT Pertamina Hulu Indonesia Kunjungi Program CSR untuk Kaum Difabel

Senin, 26 Agustus 2024 | 18:00 WIB
Direktur Utama PHI Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina, Sunaryanto kunjungi program CSR untuk kaum difabel di Tarakan pada 15 Agustus 2024. (Dok. Pertamina Hulu Indonesia)

Tarakan Field Manager Cahyo Tri Mulyanto menjelaskan, kegiatan MGTC menunjukkan komitmen pimpinan tertinggi Perusahaan dalam memastikan kelancaran program CSR dan manfaatnya bagi masyarakat sekitar wilayah operasi.

Baca Juga: Pertamina Hulu Indonesia Sabet Penghargaan Berkat Berbagai Program CSR dalam Ajang E2S Proving League 2023

“Kunjungan seperti ini juga dapat memotivasi para penerima manfaat dan pekerja Pertamina yang terlibat dalam pelaksanaan program CSR,” tutur Cahyo.

Program Kubedistik dimulai tahun 2020 saat pandemi Covid-19 melanda.

Berdasarkan kajian yang matang untuk menggerakkan roda perekonomian kaum perempuan, PHI melalui PEP Tarakan Field, memutuskan untuk melaksanakan pelatihan pembuatan batik tulis bagi para penyandang difabel.

Baca Juga: Kolaborasi dengan National Geographic, Pertamina Hulu Indonesia Gelar Workshop Kultur Bertutur

Program binaan PEP Tarakan Field ini telah memperoleh penghargaan International 14h Annual Global CSR Award 2022 di Vietnam pada kategori Gold in Empowerment of Women Award kategori Empowering Gender Equality.

Selain itu, Kubedistik juga memperoleh pengakuan pemerintah atas kinerja pengelolaan lingkungan dan pengembangan masyarakat dengan raihan penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2022.

Pada ajang Energi and Mining Editor Society (E2S) Award 2022, program ini mendapatkan predikat Platinum untuk kategori Social Innovation Program melalui Program Peningkatan Kebutuhan Sosial dan Meningkatkan Kapasitas Kubedistik, serta kategori Best Local Hero Upstream Oil and Gas Company yang diberikan kepada Ketua Kubedistik, Sony Lolong.

Baca Juga: Pertamina Hulu Indonesia Temukan Sumur Eksplorasi Baru

Sony Lolong menjelaskan bahwa batik Kubedistik mengangkat motif kearifan lokal Tarakan, dalam hal ini budaya suku Tidung, seperti motif batik pakis, motif batik cumi-cumi, dan motif batik lainnya sesuai dengan kekayaan alam dan budaya Kalimantan Utara.

“Terima kasih kepada Pertamina. Semoga dapat memberdayakan dari hulu sampai ke hilir para kaum difabel.

“Harapan kami program Kubedistik bisa direplikasi, baik di dalam maupun luar Kota Tarakan,” pungkasnya. ***

Halaman:

Tags

Terkini